Investasi Emas Mulai dari Rp 5.000 Perak, Emang Bisa?

Nurcholis Maarif - detikFinance
Selasa, 13 Okt 2020 16:01 WIB
Ilustrasi koin emas
Ilustrasi/Foto: Istock
Jakarta -

Emas memiliki beberapa keunggulan dibanding instrumen investasi lain karena memiliki nilai yang cenderung naik, mudah dijual atau dijadikan sebagai agunan. Logam mulia juga merupakan aset yang nyata, tak mudah terkorosi, serta punya daya tahan terhadap inflasi dan mudah disimpan.

Namun, perlu diingat bahwa masyarakat yang hendak berinvestasi emas harus benar-benar paham tujuannya dan tidak asal-asalan ikut tren. Selain itu, ada beberapa tips untuk pemula yang ingin menjajal investasi emas, bahkan bisa dimulai dari Rp 5.000 perak, seperti dikutip dari Tokopedia.

1. Saatnya Beralih ke Digital

Investasi tidak lagi hanya bisa dilakukan dengan gaya lama, yaitu membeli emas batangan dan menyimpannya untuk dijual kembali ketika harga jual sedang tinggi. Kini banyak platform digital yang memudahkan masyarakat buat investasi emas cukup dalam genggaman tangan.

Misalnya, cukup menggunakan fitur Tokopedia Emas, masyarakat bisa membeli atau menjual emas di mana saja dan kapan saja. Bahkan, keuntungan investasi emas tidak hanya mudah, tetapi juga murah, seperti di Tokopedia Emas yang bisa dimulai dari Rp 5.000.

2. Mulai dari Kecil Dulu

Sebagai pemula, mulailah dari nominal terkecil dulu dan jika sudah cukup paham, baru bisa meningkatkan volume investasi. Pemula harus mempelajari dulu seluk beluk investasi emas tanpa harus cemas dengan fluktuasi harga.

3. Masuk Saat Pasar Melemah

Meski pemula, kamu juga perlu riset dan tidak investasi sembarangan tentang keadaan pasar. Sebagai contoh, sebaiknya membeli emas ketika harga sedang melemah. Selain itu, kamu juga perlu membaca prediksi harga setelah membelinya, akankah melonjak atau merosot.

4. Persiapkan Kemungkinan Terburuk

Setiap investasi pasti memiliki dua sisi, yaitu keuntungan dan kerugian. Sebab tidak ada investasi nyata yang menjanjikan keuntungan terus menerus karena harga dan kondisi pasar yang pasti akan selalu berubah-ubah.

5. Cari Tempat Investasi Emas Terbaik

Kepastian lembaga dapat memberi keamanan bagi investor emas pemula. Mulai dari kualitas, kadar, dan berat emas yang terjamin hingga saat ingin mencairkan emas ke dalam bentuk uang di kemudian hari. Lembaga seperti Outlet Antam dan Pegadaian bisa jadi rekomendasi.

Atas dasar itu juga, Tokopedia menggandeng PT Pegadaian (Persero) yang berpengalaman dalam penyimpanan dan penitipan emas buat fitur Tokopedia Emas. Fitur Tokopedia Emas dan Tokopedia Reksa Dana merupakan bagian dari layanan Tokopedia Keuangan yang diluncurkan tahun 2016 silam.

Vice President Financial Technology Tokopedia, Vira Widiyasari mengatakan menurut data internal Tokopedia, selama satu tahun belakangan transaksi Tokopedia Emas tumbuh hampir 30 kali lipat. Sedangkan dua tahun belakangan, transaksi Tokopedia Reksa Dana tumbuh hampir 27 kali lipat.

"Dalam situasi yang sulit ini (pandemi), orang makin sadar pentingnya menyiapkan masa depan dan situasi darurat, selalu ada cadangan tabungan yang disisihkan," ujar Vira dalam keterangan tertulis, Selasa (13/10/2020).

Ia menjelaskan pengguna Tokopedia bisa mulai berinvestasi emas dengan dana minimal Rp 5.000. Keuntungan lainnya, pengguna bisa membeli, menabung, dan menjual emas yang dimiliki kapan saja saat harga pasar dirasa menguntungkan.

Sedangkan untuk investasi reksa dana digital, Tokopedia bekerja sama dengan Bareksa sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD), Syailendra Capital sebagai Manajer Investasi, dan Mandiri Manajemen Investasi untuk produk berbasis syariah, serta diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pengguna Tokopedia bisa mulai berinvestasi dengan dana minimal Rp 10 ribu.

Untuk mekanisme pembayarannya, Tokopedia menyediakan layanan melalui transfer bank, dompet digital, akun virtual, hingga pembayaran di gerai. Total, Tokopedia telah memiliki lebih dari 50 saluran pembayaran yang bisa dimanfaatkan pengguna.

(akn/hns)