Pemerintah Jawab Surat 36 Investor ke Jokowi yang Tolak Omnibus Law

Soraya Novika - detikFinance
Rabu, 14 Okt 2020 07:30 WIB
Ada kabar soal Habib Rizieq Syihab di tengah demo tolak UU Cipta Kerja. Ketum FPI KH Ahmad Shabri Lubis menyatakan Habib Rizieq akan segera pulang ke Tanah Air.
Demo omnibus law/Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Pemerintah RI melalui Kementerian Luar Negeri menjawab surat terbuka 36 investor global terkait pembahasan dan pengesahan Undang-undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja.

"Keprihatinan yang diungkapkan dapat dipahami tetapi tidak beralasan," ujar Wakil Menteri Luar Negeri RI Mahendra Siregar dalam surat balasannya yang diterima detikcom, Selasa (13/10/2020).

Ia menegaskan bahwa Omnibus Law UU Cipta Kerja ini ditujukan untuk mendorong pembangunan ekonomi, perdagangan dan investasi tanpa mengabaikan masalah lingkungan.

"Undang-undang tersebut, serupa dengan banyak mitra dagang kami, dimaksudkan untuk memberikan kerangka kerja legislatif untuk mendorong pembangunan ekonomi, perdagangan dan investasi sambil menyeimbangkan masalah lingkungan, memenuhi keseluruhan kebutuhan ekonomi dan aspirasi sosial masyarakat Indonesia," sambungnya.

Mahendra menyadari masalah lingkungan ini sebagai tantangan yang dihadapi oleh semua negara baik negara maju maupun berkembang, termasuk banyak negara asal investor dan pembeli barang-barang Indonesia.

"Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengakui tantangan untuk menyeimbangkan kemajuan ekonomi dan sosial dengan lingkungan melalui mendorong adopsi SDG PBB pada tahun 2030. Indonesia menyadari pentingnya mencapai tujuan ini," tegasnya.

Dalam kasus deforestasi, Indonesia, katanya sudah banyak menyiapkan upaya untuk mencegahnya baik di tingkat pemerintah maupun sektor swasta.

"Pada tahun 2015, kami berkomitmen untuk mengurangi 29% emisi kami pada tahun 2030 dan 41% dengan kerja sama internasional. Berdasarkan data dan proyeksi terbaru, kami sedang dalam perjalanan untuk memenuhi atau bahkan melampaui komitmen kami tahun ini," paparnya.

Siapa saja perusahaan global tersebut? klik halaman selanjutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Praktisi Pendidikan Kritisi soal Pelajar Ikut Demo Sulit Urus SKCK"
[Gambas:Video 20detik]