Sri Mulyani ke Lulusan STAN: Ini Uang Rakyat Bukan Uang Nenek Moyang

Hendra Kusuma - detikFinance
Rabu, 14 Okt 2020 10:48 WIB
Sri Mulyani Wisuda 5.523 Lulusan STAN
Ilustrasi Foto: Hendra Kusuma
Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengingatkan seluruh lulusan Politeknik Keuangan Negara STAN untuk menjaga integritas dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara. Dia menyebut, bekerja di sektor keuangan negara banyak godaannya.

Godaan yang nyata, kata Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini adalah uang.

"Kalian bekerja di bidang keuangan negara, ini adalah uang masyarakat, uang bangsa, uang negara, bukan uang kita, nenek moyang kita, bukan uang untuk anak-anak, cucu saya sendiri, tidak. Ini uang rakyat," kata Sri Mulyani saat menjadi pembicara kunci di acara Wisuda PKN STAN secara virtual, Jakarta, Rabu (14/10/2020).

Uang, dikatakan Sri Mulyani menjadi godaan besar karena bisa menjadi sarana untuk mencapai tujuan tertentu namun juga bisa menggelincirkan orang karena kehilangan integritasnya.

"Jadi kalau kalian punya tekad untuk jaga integritas itu, simpan di hati dan pikiran, setiap doa kalian ingatkan diri kalian," ujarnya.

"Setiap doa kalian ingatkan diri kalian, jaga hati dan pikiran saya untuk tidak tergoda kepada uang, karena kalian bekerja di keuangan negara. Integritas nggak bisa diperjualbelikan," tambahnya.

Lebih lanjut Sri Mulyani, dalam menjalankan tugas di sektor keuangan negara besar kemungkinan praktik-praktik sogok. Nilai sogokan pun cukup beragam. Oleh karena itu, dirinya meminta kepada para lulusan PKN STAN periode 2019-2020 bisa menjaga integritasnya.

"Nilainya bisa jutaan, puluhan juta, ratusan juga, bahkan bisa miliaran. Namun itu (integritas) tidak diperjualbelikan. Nilai jutaan, puluhan juta, miliar itu menjadi nggak ada harganya begitu anda menjual integritas anda," ungkapnya.

(hek/ang)