Big Data Insinyur Dunia Diusulkan demi Hadapai Masalah Global

Tim detikcom - detikFinance
Jumat, 16 Okt 2020 23:39 WIB
pii insinyur
Foto: Dok. PII

Menurut Heru, Insinyur sedunia juga melakukan (1) standarisasi pendidikan teknik melalui akreditasi dan (2) standarisasi kompetensi IP melalui saling pengakuan atau MRA (mutual recognotion agreement) secara internasional. Hal ini disyaratkan agar insinyur dapat berkolaborasi secara global guna mencapai 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang mana setiap tujuannya membutuhkan solusi keinsinyuran.

"Jadi kalau katanya ingin membangun SDM yang unggul dan berdaya saing global, nah di bidang keinsinyuran, PII sudah menyiapkan sarana dan prasarannya disepanjang rantai nilai keinsinyuran tersebut," ujarnya. Para insinyur tinggal manjalaninya maka akan sampai di tujuan.

Workshop virtual AEESEAP 2020 ini diikuti oleh masyarakat khususnya yang terlibat dalam sektor teknik/keinsinyuran, seperti pengajar perguruan tinggi, mahasiswa, pelaksana program profesi insinyur, sarjana teknik, Insinyur dan insinyur profesional dari Indonesia dan negara2 anggota AEESEAP di Asia dan Pasifik serta kalangan industri.

Mendikbud RI Nadiem Makarim, Presiden Insinyur se Dunia Gong Ke, Presiden insinyur se Asia Pasifik Huwang Wei, Direktur Unesco Asia Pasifik Shahnaz Khan turut hadir memberikan presentasi. Juga Perwakilan ABET, JABEE, dan APEC agreeement.

Halaman

(hns/ang)