Italia Gelontorkan Stimulus Baru Rp 670 T, Buat Apa Saja?

Aulia Damayanti - detikFinance
Senin, 19 Okt 2020 11:14 WIB
Menara Pisa /AFP
Foto: Menara Pisa /AFP
Jakarta -

Italia akan menggelontorkan paket stimulus baru dalam anggaran 2021 untuk mendorong pemulihan ekonomi dari resesi. Menteri Ekonomi Italia Roberto Gualtieri menuliskan anggaran itu berjumlah 39 miliar euro setara Rp 670 triliun (kurs Rp 17.200).

Dana itu termasuk 15 miliar euro (Rp 258 triliun) hibah dari European Union's Recovery Fund atau dana pemulihan dari Uni Eropa. Stimulus baru itu dilayangkan setelah kabinet Italia melakukan rapat hingga larut malam pada, Minggu (18/10).

Dikutip dari Reuters, Senin (19/10/2020) menurut laporan, pemerintah menyiapkan 4 miliar euro (Rp 69 triliun) untuk mengkompensasi perusahaan yang paling parah terkena dampak COVID-19 hingga. Selain itu memperpanjang penundaan pembayaran utang atau moratorium kepada usaha kecil dan menengah.

Anggaran tersebut juga memperpanjang skema PHK dan akan memberikan perusahaan dana 5 miliar euro (Rp 86 triliun). Selanjutnya, hampir 6 miliar euro (Rp 103 triliun) ditujukan untuk keringanan pajak guna mendukung pekerja di bagian selatan.

Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte diharapkan mengumumkan langkah-langkah baru untuk menekan lonjakan kasus COVID-19 selama beberapa pekan terakhir.

Salah satu negara Eropa yang paling parah terkena dampak pandemi yakni Italia. Kontraksi ekonomi negara itu 9% untuk tahun 2020 dan defisit anggaran setara 10,8% dari produk domestik bruto (PDB).

Anggaran tersebut diharapkan menjaga defisit Italia tahun depan menjadi 7% dari output ekonomi. Angka itu naik dari perkiraan 5,7% pada bulan April, yang mencerminkan pengeluaran tambahan. Italia memperkirakan pertumbuhan ekonomi 6% pada tahun 2021.

(ara/ara)