Perajin Telur Asin Brebes Beli Bahan Baku dari Luar Daerah, Kenapa?

Imam Suripto - detikFinance
Senin, 19 Okt 2020 17:22 WIB
Telur itik, bahan baku pembuatan telur asin
Foto: Imam Suripto/detikcom: Telur itik, bahan baku pembuatan telur asin
Brebes -

Para perajin telur asin di Brebes, Jawa Tengah, sebagian besar mengambil bahan baku telur itik dari luar daerah. Mereka jarang menggunakan telur itik lokal untuk diolah menjadi telur asin.

Ada beberapa faktor yang mendasari para perajin telur asin lebih memilih telur itik dari luar daerah. Selain soal harga yang lebih murah, telur asin dari luar daerah mutunya lebih bagus. Terutama kadar amis dan warna kuning telur.

Didit Ariyanto (45), perajin telur asin asal Kelurahan Gandasuli kepada wartawan Senin (19/10/2020) siang mengatakan, dirinya mengambil telur itik dari daerah Jawa Timur. Menurut dia, sebagian besar pembuat telur asin di Brebes membeli bahan baku dari daerah tersebut.

Alasan memilih telur itik dari Jawa Timur, kata dia karena mutunya lebih bagus dan harganya murah. Mutu yang dimaksud Didit adalah ukuran telur lebih besar dan bagian kuning telur berwarna kemerah-merahan. Kemudian, bau amis telur asal Jawa Timur tidak begitu tajam.

"Yang jelas warna kuning telur lokalan itu agak pucat dan ukurannya kecil, jadi kurang menjual. Beda sama telur dari Jawa Timur, warnanya merah juga besar besar. Kemudian, telur itik Jawa Timur baunya tidak terlalu amis," ungkap Didit yang sudah menggelutih bisnis telur asin sejak 2006 lalu.

Soal harga, Didit mengatakan, telur lokal lebih mahal dibanding telur asal Jatim tersebut. Dengan harga yang lebih murah ini lah, dirinya berani beradu harga telur asin di pasaran. Kemudian, kemampuan produksi peternak itik lokal belum mampu untuk memenuhi permintaan perajin telur asin.

"Dalam persaingan harga, telur lokal kalah. Harga telur dari Jawa Timur jelas lebih murah. Itulah kenapa pengusaha telur asin lebih suka membeli dari luar kota," sambung Didit tanpa mau merinci selisih harga dimaksud.

Sebagai pembuat telur asin, Didit rutin membeli bahan baku dari Jatim 3 kali dalam sebulan. Masing masing sebanyak 28.800 butir dalam satu kali kirim. Telur asin yang diproduksinya dijual di sejumlah gerai baik di jalur pantura maupun di rest area. Selain itu, dirinya juga rutin mengirim telur asin ke Ibukota Jakarta.

Perajin lain juga punya pandangan serupa. Langsung klik halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2