Berbisnis Ala Anne Avantie: Dengarkan Konsumen Bukan Komentar Julid

Herdi Alif Hakim - detikFinance
Senin, 19 Okt 2020 19:45 WIB
Anne Avantie
Foto: Alissa Safiera/Wolipop
Jakarta -

Anne Avantie, sosok wanita inspiratif Indonesia membagikan wejangannya dalam berbisnis. Anne Avantie merupakan salah satu tokoh di dunia mode dan fesyen di Indonesia.

Dalam berbisnis Anne Avantie mengingatkan agar seorang pengusaha lebih sering mendengar apa kata konsumen. Hal ini sangat baik untuk pengembangan produk yang ditawarkan.

"Kalau punya suatu produk yang sering-sering dengarkan konsumen, karena dia membeli. Kemudian kalau konsumen bicara, kita pelajari lagi," ujar Anne Avantie dalam Festival Ide Bisnis detikcom yang disponsori PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), Senin (19/10/2020).

Dia mencontohkan, misalnya ada produk makanan. Misalnya dari 10 konsumen, ada 7 yang mengeluh produknya terlalu manis, tandanya pengusaha harus memperbaiki produknya.

"Dengerinlah kata konsumenmu, bagaimana produk saya sih? Misalnya tanya konsumen, dari 10 ada 7 orang bilang kemanisan, ya sudah diperbaiki. Kalau sebaliknya ya sudah benar," ungkap Anne Avantie.

Wanita yang kini juga berbisnis kuliner dengan membuat sambal ini juga mengingatkan tentang komentar negatif yang akan selalu menghampiri setiap orang berusaha. Menurutnya, kalau komentar negatif tersebut bukan datang dari konsumen jangan didengarkan.

"Jangan dengar omongan orang, omongan teman, yang tidak baik. Itu bukan konsumennya, selama yang didengar omongan orang nanti kesal sendiri," ujar Anne Avantie.

Dalam berbisnis, Anne Avantie juga menekankan agar pengusaha bisa yakin dan percaya diri dengan kemampuan diri sendiri. Dia juga mengatakan jangan pernah takut pamer, dalam artian mengenalkan produk ke banyak orang.

"Kalau dia yakin dengan kemampuan dirinya, branding kuat. Nggak takut pamer, nggak takut menunjukkan hal baik, promosi juga baik. Lalu bisa melawan arus tidak baik, saya pikir nggak ada halangan produk kita sampai ke masyarakat," kata Anne Avantie.

(eds/eds)