Setahun Jokowi-Ma'ruf: Ekonomi RI Dihantui Resesi

Tim Detikcom - detikFinance
Selasa, 20 Okt 2020 11:02 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi)membuka SIdang Kabinet Paripurna (SKP) perdana di Tahun 2020, yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Senin (6/1/2020).
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Setahun perjalanan Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Wapres Ma'ruf Amin harus rela menelan pil pahit. Pasalnya ekonomi yang awalnya diproyeksi terjadi pertumbuhan, kini berputar 180 derajat berada di zona negatif atau minus.

Pada awal tahun, perekonomian Indonesia berjalan biasa pada akhirnya di Maret harus terguncang akibat pandemi Corona. virus yang berasal dari Wuhan, China ini sudah menyebar ke seluruh dunia. Bahkan ekonomi dunia pun diproyeksikan menurun ke zona negatif.

Berdasarkan catatan pemberitaan detikcom hingga Selasa (20/10/2020), ekonomi Indonesia sendiri dipastikan resesi. Resesi adalah kondisi di mana pertumbuhan ekonomi minus dua kuartal berturut-turut.

Realisasi pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal I-2020, tercatat berada di level 2,97%. Angka tersebut terkontraksi 2,41% dari kuartal IV-2019 yang positif 4,97%.


Perlambatan laju ekonomi nasional pun semakin menjadi-jadi. Pada kuartal II-2020, realisasi pertumbuhan ekonom Indonesia minus 5,32%. Secara kuartalan terkontraksi 4,19% dan secara kumulatif terkontraksi 1,26%.

Indonesia kini sudah resmi resesi lantaran Kementerian Keuangan memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2020 di kisaran minus 2,9% sampai minus 1%. Bahkan, hingga akhir tahun ekonomi nasional berada di kisaran minus 1,7% sampai minus 0,6%.

Berikut pernyataan pejabat negara yang memastikan ekonomi Indonesia resesi:

lanjut ke halaman berikutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Kembali Deflasi, Sinyal RI di Jurang Resesi?"
[Gambas:Video 20detik]