Siap-siap! BLT Subsidi Gaji Rp 600 Ribu Tahap II Cair November

Hendra Kusuma - detikFinance
Rabu, 21 Okt 2020 14:44 WIB
Ilustrasi THR
Foto: Muhammad Ridho
Jakarta -

Pemerintah memastikan proses pencairan BLT bantuan subsidi upah atau gaji gelombang kedua akan dimulai pada awal pekan bulan November hingga akhir Desember 2020. Namun demikian, bagi peserta yang belum menerima pencairan pada gelombang pertama jangan berkecil hati.

Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Komite PCPEN Budi Gunadi Sadikin mengatakan proses pencairan bantuan subsidi upah gelombang pertama akan dilakukan hingga akhir Oktober 2020.

"Untuk pengetahuan teman-teman masih ada sebagian yang akan disalurkan sampai akhir Oktober, tapi itu tetap merupakan wave pertama atau gelombang pertama dari program subsidi gaji atau subsidi upah ini," kata Budi konferensi pers secara virtual, Rabu (21/10/2020).

Jumlah peserta yang menerima program bantuan subsidi upah ada sekitar 15,7 juta orang. Proses pencairannya dibagi menjadi 5 gelombang. Hingga saat ini masih ada sekitar 150 ribuan peserta yang belum menerima karena masalah ketidaksesuaian data atau tidak valid.

Menurut Budi, untuk peserta yang belum menerima ini akan tetap diberikan hingga akhir Oktober tahun ini. Setelah itu, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan akan mulai mencairkan tahap kedua pada awal November hingga akhir Desember 2020.

"Memang program subsidi gaji yang pertama itu kan disalurkan September dan Oktober, jadi ini 4 bulan. Program subsidi gaji yang kedua disalurkan bulan November dan Desember," jelasnya.

Perlu diketahui, rincian penyaluran subsidi gaji termin pertama adalah sebagai berikut:

1. Tahap 1 telah dicairkan kepada 2.485.687 penerima dari target penerima sebanyak 2.500.000 orang. Dana yang disalurkan Rp2,98 triliun dari total anggaran termin pertama sebesar Rp 3 triliun

2. Tahap 2, telah dicairkan kepada 2.981.531 penerima dari target penerima sebanyak 3.000.000 orang. Dana yang disalurkan Rp 3,58 triliun dari total anggaran termin pertama sebesar Rp 3,6 triliun

3. Tahap 3, telah dicairkan kepada 3.476.120 penerima dari target penerima sebanyak 3.500.000 orang. Dana yang disalurkan Rp 4,17 triliun dari total anggaran termin pertama sebesar Rp 4,2 triliun

4. Tahap 4, telah dicairkan kepada 2.620.665 penerima dari target penerima sebanyak 2.785.308 orang. Dana yang disalurkan Rp 3,14 triliun dari total anggaran termin pertama sebesar Rp 3,3 triliun

5. Tahap 5, telah dicairkan kepada 602.468 penerima dari target penerima sebanyak 618.588 orang. Dana yang disalurkan Rp 723 miliar dari total anggaran termin pertama sebesar Rp 742 miliar

(hek/fdl)