Meski Pandemi, Dianjurkan Tetap Menabung & Investasi

Abu Ubaidillah - detikFinance
Minggu, 25 Okt 2020 20:45 WIB
Eko Priyono Pratomo Co-Founder Halofina, Inisiator Gerakan Indonesia Cerdas Finansial dalam acara Webinar bertema Boleh hati hati, tapi tetap investasi di Jakarta, Senin, 19 Oktober 2020.
Foto: KPC PEN
Jakarta -

Co-Founder Halofina dan Financial Planner, Eko Priyo Pratomo menyebut orang yang perlu berinvestasi adalah orang yang belum memiliki aset, namun punya kebutuhan masa depan. Eko menjelaskan setiap orang perlu memiliki tabungan meski dalam kondisi perlambatan ekonomi karena pandemi.

"Sisihkan di awal untuk tabungan ini. Nilainya sisa dari biaya kebutuhan dasar," ujar Eko, dikutip Minggu (25/10/2020).

Pernyataan ini disampaikan Eko dalam dialog produktif yang diselenggarakan di Media Center Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

Eko menganjurkan gaya hidup minimalis agar bisa rutin menabung, terlebih dalam kondisi perlambatan ekonomi seperti ini. Jika ternyata penghasilan tidak tersisa atau bahkan kurang untuk memenuhi kebutuhan dasar, Eko memiliki tips lain.

"Maka carilah penghasilan tambahan supaya ada dana berlebih yang bisa ditabung atau diinvestasikan. Umumnya, jika dalam kondisi kepepet, manusia akan semakin kreatif mencari cara dan menemukan solusi," ungkapnya.

Menurutnya kebutuhan di masa depan jadi motivasi penggerak untuk bekerja lebih giat dan disiplin menabung.

"Kalau dari sekarang sudah tahu bahwa di masa depan nanti ada kebutuhan, misalnya untuk biaya sekolah ataupun yang lainnya, kebutuhan inilah yang menjadi motivasi agar selalu disiplin menyisihkan untuk tabungan atau investasi," jelasnya.

(ega/dna)