Sepak Terjang 'Steve Jobs' Asia, Bos Samsung yang Baru Tutup Usia

Trio Hamdani - detikFinance
Senin, 26 Okt 2020 08:30 WIB
FILE - In this July 6, 2011, file photo, Samsung Chairman Lee Kun-hee, right, greets people from the South Korean delegation in Durban, South Africa, for the 123rd International Olympic Committee (IOC) session that will decide the host city for the 2018 Olympics Winter Games. Lee, the ailing Samsung Electronics chairman who transformed the small television maker into a global giant of consumer electronics, has died, a Samsung statement said Sunday, Oct. 25, 2020. He was 78. (AP Photo/Schalk van Zuydam, File)
Foto: AP/Schalk van Zuydam
Jakarta -

Bos Samsung Group, Lee Kun-hee meninggal pada hari Minggu (25/10/2020). Wafatnya salah satu konglomerat Korea Selatan itu disampaikan oleh perusahaan.

Melansir Reuters, Minggu, Lee tutup usia setelah enam tahun dirawat di rumah sakit karena serangan jantung. Lee Kun-hee meninggal di usia 78.

"Pimpinan Lee adalah seorang visioner sejati yang mengubah Samsung menjadi inovator dan pembangkit tenaga industri terkemuka dunia dari bisnis lokal. Deklarasi 'Manajemen Baru' miliknya pada 1993 adalah pendorong yang memotivasi dari visi perusahaan untuk memberikan teknologi terbaik untuk membantu memajukan masyarakat global," Kata Samsung dalam sebuah pernyataan.

Selama masa hidupnya, Samsung Electronics berkembang dari pembuat TV menjadi perusahaan teknologi terbesar di dunia. Dari sisi pendapatan, mereka mengalahkan merek Jepang Sony, Sharp Corp, dan Panasonic Corp untuk produk TV dan layar. Mereka juga mengakhiri kejayaan Nokia dan mengalahkan Apple Inc di smartphone.

"Warisannya akan abadi," kata Samsung.

Produk Samsung yang paling merajalela adalah telepon selular. Samsung bahkan bisa berdiri sejajar dengan perusahaan produsen smartphone asal Amerika Serikat (AS) Apple.

Klik halaman selanjutnya untuk mengetahui sepak terjangnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2