Ada Corona, Kemenhub Buka Peluang Bus Pariwisata Jadi AKAP

Anisa Indraini - detikFinance
Senin, 26 Okt 2020 16:25 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Bus pariwisata termasuk sektor yang ikut terpukul sejak adanya pandemi virus Corona (COVID-19). Hal itu sejalan dengan sepinya sektor pariwisata.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Budi Setyadi mengaku banyak permintaan dari pengusaha bus pariwisata yang ingin beralih jadi bus antarkota antarprovinsi (AKAP). Saat ini pihaknya masih membahas soal permintaan tersebut.

"Kalau ada potensi bus pariwisata ingin jadi AKAP memang saya banyak permintaan karena bus pariwisata kan sekarang mengalami penurunan sekali untuk permintaan. Ini memang sedang kita bahas secara interenal dengan kita," kata Budi dalam webinar MarkPlus Government Roundtable, Senin (26/10/2020).

Dia mengaku setuju saja dengan permintaan tersebut. Asalkan dibatasi hanya untuk tujuan yang memang diperlukan. Namun lagi-lagi, rencana tersebut masih harus didiskusikan oleh para pengusaha bus pariwisata.

"Pada prinsipnya kalau bus pariwisata melayani, mungkin koridor-koridor yang masih memungkinkan untuk dilayani, saya setuju saja. Namun demikian saya nanti akan komunikasi sendiri, saya akan diskusi sendiri dengan teman-teman pengelola atau operator bus pariwisata," tuturnya.

Saat ini tujuan yang disebut masih kosong adalah untuk operasi bus AKAP jurusan arah Sumatera. Dia membuka peluang untuk tujuan itu jika pengusaha bus pariwisata berminat.

"Kami masih punya slot di beberapa jurusan terutama yang ke arah Sumatera. Kalau memang mau, silakan karena memang kalau yang lain sudah cukup banyak kendaraan-kendaraan yang melayani ke beberapa tujuan tertentu. Namun demikian ada beberapa daerah yang memang masih terbuka," tandasnya.

(dna/dna)