Deretan Bukti Intimnya RI-UEA yang Bikin Malaysia Iri

Vadhia Lidyana - detikFinance
Selasa, 27 Okt 2020 06:28 WIB
Pertemuan Jokowi dan Putra Mahkota UEA Mohammed bin Zayed di Abu Dhabi
Foto: dok. Biro Pers Setpres

Guyur RI dengan Investasi

Kemesraan hubungan RI-UEA itu juga dibuktikan dengan sederet investasi yang tengah dijalankan kedua negara. Pada Januari 2020 lalu, Presiden Jokowi yang menyambangi UEA dan bertemu Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohammed Bin Zayed Al Nahyan menyepakati investasi dengan nilai US$ 22,89 miliar atau setara Rp 314,9 triliun.

"Investasi alhamdulillah saat ini UEA, walaupun masih kecil dari segi total, karena investasi itu kan perlu proses. Jadi kalau kita melihat data yang ada, total investasi UEA di BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) itu sekitar US$ 256 juta, kecil. Nah tapi yang sedang berlanjut dan berproses banyak," ungkap Husin.

Adapun investasinya antara lain proyek kilang Cilacap antara PT Pertamina (Persero) dengan Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC), lalu proyek kilang Pertamina dengan Mubadala Investment Company, pembangunan pelabuhan di Gresik antara PT Maspion dengan Dubai Ports (DP) World, dan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung di Cirata, Jawa Barat (Jabar).

Belum lagi kerja sama di lembaga keuangan untuk yakni untuk pendanaan abadi (Sovereign Wealt Fund/SWF) dengan Abu Dhabi Investment Authority (ADIA), lalu kerja sama pembangunan pabrik petrokimia antara Mubadala dengan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk.

Investasi di sektor ritel pun juga dilakukan kedua negara tersebut. Pasalnya, Hypermarket asal UEA yakni LuLu Hypermarket akan membuka 100 cabang di Indonesia selama 3 tahun ke depan.

"Dan mereka target kalau bisa dalam 3 tahun 100 cabang LuLu di Indonesia," ujar Husin.

Pembukaan 100 cabang itu akan memperluas jangkauan LuLu Hypermarket, yang saat ini baru ada 4 cabang di Indonesia, 3 di Jawa Barat (Jabar), dan 1 di Banten. Lokasi 4 cabang itu antara lain di Cakung, Sentul, Sawangan, dan BSD City.

UEA juga akan berinvestasi pada kebun blueberry di Lembang, Jabar. Bahkan, kerja sama kebun blueberry itu ditargetkan rampung pekan ini. Adapun luas kebunnya yakni 19,5 Ha. Kerja sama itu telah dibahas setahun ke belakang ini.


(eds/eds)