Keras! Erdogan Serukan Boikot Produk Prancis

Aulia Damayanti - detikFinance
Selasa, 27 Okt 2020 09:56 WIB
Setelah Erdogan sebut Macron perlu perawatan mental, Prancis tuduh Turki coba picu kebencian terhadap Prancis
Foto: BBC World
Jakarta -

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meminta orang Turki untuk memboikot barang-barang Prancis. Hal itu dilakukan sebab pemerintah Turki marah atas pernyataan dari Presiden Prancis Emmanuel Macron mengenai Muslim. Seruan itu disampaikan melalui pidatonya di televisi.

"Jangan pernah memberikan kredit untuk barang berlabel Prancis, jangan membelinya," kata Erdogan, dikutip dari BBC, Selasa (27/10/2020).

Erdogan juga mendesak pemimpin dunia untuk melindungi Muslim jika ada penindasan terhadap orang Muslim di Prancis.

Buntut masalah dari kekecewaan Turki yakni setelah Presiden Prancis Emmanuel Macron karena berjanji untuk membela sekularisme melawan Islam radikal. Erdogan mengkritik keras apa yang dilakukan oleh Macron.

Pernyataan Macron dilayangkan setelah diketahui bahwa seorang guru asal Prancis, Samuel Paty dipenggal setelah memperlihatkan kartun Nabi Muhammad. Paty dipenggal pada 16 Oktober lalu. Penggambaran Nabi Muhammad sangat menyinggung umat Islam karena ajaran Islam melarang gambar Muhammad dan Allah.

Kejadian ini membuat Macron akan bertindak tegas untuk menangani islam radikal. Namun, dua pekan sebelum peristiwa itu, Macron menyebut islam sebagai agama dalam krisis dan mengumumkan akan mengatasi separatisme islam di Pranscis.

Perlu diketahui, Prancis memiliki populasi Muslim terbesar di Eropa Barat, dan beberapa menuduh pihak berwenang menggunakan sekularisme untuk menargetkan mereka.

(eds/eds)