Uno hingga Lego akan Dibuat Dengan Bahan Daur Ulang

Aulia Damayanti - detikFinance
Selasa, 27 Okt 2020 11:42 WIB
Lego pieces are seen in the worlds biggest Lego store in Leicester Square in London, Britain November 17, 2016. REUTERS/Stefan Wermuth
Foto: Reuters/Stefan Wermuth
Jakarta -

Perusahaan mainan saat ini berusaha melakukan perubahan ramah lingkungan pada produknya setelah puluhan tahun mengandalkan plastik yang merusak lingkungan.

Pandemi COVID-19 telah menciptakan lonjakan permintaan mainan yang tak terduga. Penjualan mainan di masa liburan nanti diperkirakan akan meningkat besar tahun ini.

Maka dari itu perusahaan mainan harus menemukan alternatif pengganti plastik mengatasi perubahan iklim. Baik produksi dan pembuangan plastik memiliki efek yang menghancurkan dunia, dari emisi gas rumah kaca yang memicu perubahan iklim hingga menyumbat saluran air dan terakumulasi di lautan.

Dikutip dari CNN, Selasa (27/10/2020) berikut ini beberapa perusahaan mainan yang akan segera meminimalisir penggunaan plastik pada produknya.

Uno

Uno mengumumkan telah memproduksi kartu yang 100% dapat didaur ulang. Perusahaan mengatakan tidak lagi menggunakan plastik pada kemasannya. Uno berencana untuk mengeluarkan plastik pada produk kartunya pada 2021.

Lego

Lego berencana menggunakan kertas daur ulang untuk kemasannya daripada plastik sekali pakai. Perusahaan mengatakan pada 2025, semua kemasan Lego akan dibuat dari bahan yang dapat didaur ulang.

Namun Lego masih memiliki masalah plastik yang besar. Blok Lego sendiri, yang mengalami lonjakan penjualan selama pandemi, membutuhkan 90.000 metrik ton plastik per tahun untuk membuatnya.

Perusahaan terus mengupayakan untuk mengembangkan alternatif plastik berbasis minyak bumi yang dapat digunakan di blok-bloknya. Beberapa kemajuan telah dibuat, tetapi sebagian besar bagian masih dibuat dengan plastik.

Little Tikes

Pembuat mainan skuter, ayunan, dan playhouse, telah merilis mainan baru yang terbuat dari plastik daur ulang dan dikemas dalam bahan daur ulang. Jika mainan Little Tikes yang Anda miliki tidak bisa dipakai lagi, Anda dapat memasukkannya ke dalam tempat sampah daur ulang.

Little Tikes juga mengatakan telah menambahkan lini baru mainan bayi Wooden Critters yang menggunakan kayu dan bahan alami.

Rock a Stack

Rock a Stacks bisa dibilang identik dengan sampah plastik. Mainan produknya dikenal dengan cincin plastik berwarna-warni, ditumpuk menurut ukuran dan warna pada tiang pendek.

Mainan tersebut nantinya dibuat dari plastik berbahan dasar tebu dan dikemas dalam 100% bahan daur ulang atau bersumber secara berkelanjutan pada akhir tahun 2020.

(eds/eds)