3 Fakta Lumbung Pangan di Sumut

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 28 Okt 2020 08:41 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meninjau lahan pengembangan  lumbung pangan di Desa Ria-Ria, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumut.
Foto: Dok. Kementan
Jakarta -

Proyek food estate atau lumbung pangan juga digarap di Sumatera Utara (Sumut). Di provinsi ini tersedia lahan seluas 60 ribu hektare (ha) untuk ditanami berbagai tanaman pangan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemarin mengunjungi Kabupaten Humbang Hasundutan Kunjungannya itu untuk memantau proyek food estate atau lumbung pangan.

Berikut 3 info tentang lumbung pangan di Sumut:

1. 30 Ribu Ha Lahan Siap Digarap

Jokowi menjelaskan, kabupaten yang dia kunjungi hari ini merupakan lokasi kedua dari mega proyek lumbung pangan, yang sebelumnya berlokasi di Kalimantan Tengah.

"Kita tahu, sudah dua kali saya ke Kalimantan Tengah. Di sana akan dibangun food estate khusus untuk padi, dan untuk singkong. Di sini, ada luas lahan 60 ribu hektare, dan yang akan ditanam dan digunakan untuk food estate adalah 30 ribu hektare," ujarnya disiarkan dari akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (27/10/2020).

Lahan tersebut tersebar di beberapa kabupaten di Sumut. Selain Humbang Hasundutan juga terdapat di Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah, dan Kabupaten Pakpak Bharat.

2. Ditamani Kentang dan Bawang-bawangan

Berbeda dengan di Kalteng, di lahan seluas 30 ribu ha yang ada di Sumut ini akan ditanami kentang, bawang merah, dan bawang putih.

"Insyaallah nanti ini sudah dimulai, dan akan kita lihat hasilnya nanti dua bulan sampai dua bulan setengah. Akan kita lihat nanti," ucapnya.

Jokowi mengaku memantau langsung untuk mengetahui model bisnis dari proyek lumbung pangan di Sumut itu. Sebab nantinya model bisnis di lumbung pangan Sumut ini dijadikan contoh untuk provinsi lainnya membangun food estate.

3. 2 Bulan Mulai Menghasilkan

Jokowi memperkirakan lumbung pangan baru itu mulai memperlihatkan hasilnya dalam kurun waktu 2 bulan hingga 2,5 bulan ke depan.

"Insyaallah ini sudah dimulai tanamnya dan hasilnya (food estate) akan kita lihat kira-kira nanti 2 sampai 2 setengah bulan," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menuturkan tahun 2020 target pembangunan kawasan food estate Humbahas seluas 1.000 hektare (ha) terdiri dari seluas 215 ha dari APBN Kementerian Pertanian (Kementan) sedangkan seluas 785 ha dikelola oleh pihak swasta.

"Lahan-lahan itu akan menjadi bagian dari contoh dari koperasi pertanian dari hulu ke hilir dari budidaya pascapanen dan kemudian di industri kan dan 3 komoditi dasar yang bapak presiden perintahkan kepada kami untuk diujicobakan di Sumatera Utara ini," ucap Syahrul.

(das/zlf)