Genjot Pendapatan, Spanyol Mau Naikkan Pajak Perusahaan Raksasa

Hendra Kusuma - detikFinance
Selasa, 27 Okt 2020 23:24 WIB
Suasana kota Madrid
Ilustrasi suasana Kota Madrid-Spanyol/ Foto: Dadan Kuswaraharja
Jakarta -

Pemerintah Spanyol berencana menaikkan tarif pajak yang lebih tinggi terhadap perusahaan yang mengantongi penghasilan jumbo. Rencana tarif pajak itu dimulai pada 2021.

Dana hasil Setoran pajak itu untuk mendanai layanan sosial dan infrastruktur. Mengutip Reuters, ekonomi Spanyol diperkirakan menyusut 11,2% akibat terdampak pandemi Corona. Dengan begitu, setoran pajak juga akan menurun 7,6%. Rencana pemerintah ini diharapkan mampu meningkatkan setoran pajak sebesar US$ 6,8 miliar euro atau setara US$ 8,04 miliar.

"Anggaran ini tidak bisa ditunda. Anggaran ini penting untuk modernisasi dan pemulihan ekonomi kita," kata Perdana Menteri Pedro Sanchez dilansir dari Reuters, Selasa (27/10/2020).

APBN Spanyol 2021 akan mengurangi pembebasan pajak untuk dividen dari anak perusahaan yang diperoleh perusahaan besar menjadi 95% dari sebelumnya 100%. Sementara sektor properti akan menghadapi tarif pajak minimum 1% dari pendapatan.

Pengenaan pajak yang lebih tinggi terhadap perusahaan jumbo hanya akan mempengaruhi sekitar 0,12% perusahaan dan menghasilkan 1,52 miliar euro.

Rencana peningkatan pajak ini untuk melipatgandakan anggaran belanja infrastruktur menjadi 11,5 miliar euro dan meningkatkan gaji pegawai negeri serta pensiunan sebesar 0,9% atau sejalan dengan proyeksi inflasi.

(hek/hns)