Seruan Keras Erdogan: Boikot Produk Prancis!

Trio Hamdani - detikFinance
Kamis, 29 Okt 2020 07:50 WIB
Presiden Reccep Tayib Erdogan (AFP Photo)
Foto: Presiden Erdogan (AFP Photo)
Jakarta -

Buntut pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron mengenai muslim membuat pemerintah Turki marah hingga Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meminta warganya memboikot barang-barang Prancis. Erdogan menyampaikan seruan tersebut melalui pidatonya di televisi.

"Jangan pernah memberikan kredit untuk barang berlabel Prancis, jangan membelinya," kata Erdogan, dikutip dari BBC, Selasa (27/10/2020).

Orang nomor satu di Turki itu juga mendesak pemimpin dunia untuk melindungi muslim jika di Prancis melakukan penindasan terhadap mereka.

Kekecewaan Turki dipicu setelah Presiden Prancis Emmanuel Macron berjanji untuk melawan Islam radikal. Erdogan mengkritik keras apa yang dilakukan oleh Macron.

Pernyataan Macron dilayangkan setelah seorang guru asal Prancis, Samuel Paty diketahui dipenggal setelah memperlihatkan kartun Nabi Muhammad. Paty dipenggal pada 16 Oktober lalu. Penggambaran Nabi Muhammad sangat menyinggung umat Islam karena ajaran Islam melarang gambar Muhammad dan Allah.

Kejadian ini membuat Macron akan bertindak tegas untuk menangani Islam radikal. Namun, dua pekan sebelum peristiwa itu, Macron menyebut islam sebagai agama dalam krisis dan mengumumkan akan mengatasi separatisme islam di Prancis.

Perlu diketahui, Prancis memiliki populasi muslim terbesar di Eropa Barat, dan beberapa menuduh pihak berwenang menggunakan sekularisme untuk menargetkan mereka.

(toy/ara)