Ganjar-Sultan Naikkan UMP 2021, RK Ikut Menaker, Anies Ambil Jalan Tengah

Anisa Indraini - detikFinance
Minggu, 01 Nov 2020 10:00 WIB
Ilustrasi THR
Foto: Muhammad Ridho
Jakarta -

Sejumlah provinsi sudah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2021. Ada yang tidak menaikkan UMP 2021 sesuai Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/ll/HK.04/X/2020 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 Pada Masa Pandemi COVID-19, ada juga yang tidak mengikutinya dan tetap memutuskan kenaikan.

Dirangkum detikcom, Minggu (1/11/2020), berikut sejumlah gubernur yang telah menetapkan UMP 2021:

1. Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil (RK) telah memutuskan UMP 2021 tak naik. UMP Jabar tahun depan diputuskan sama dengan 2020 yakni Rp 1.810.351,36. Keputusan RK disampaikan melalui Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jabar, Rachmat Taufik Garsadi yang mengatakan keputusan itu mengacu pada SE Menaker.

"UMP ini amanat dari PP Nomor 78 tahun 2015, bahwa gubernur selambat-lambatnya harus menetapkan dan mengumumkan pada 1 November dan ini kewajiban yang harus dilaksanakan. Kemudian dasar penetapan UMP ini, Pak Gubernur (Ridwan Kamil) adalah dari surat edaran Menaker," kata Taufik di Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu (31/10/2020).

2. Jawa Tengah

Berbeda dengan Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo memutuskan tidak mengikuti SE Menaker dengan tetap menaikkan UMP 2021. Di 2020 ini, UMP Jateng sebesar Rp 1.742.015 dan di 2021 pihaknya telah menetapkan kenaikan sebesar 3,27%.

"Kami sudah menggelar rapat dengan berbagai pihak dan sudah mendengarkan masukan. Sudah kami tetapkan UMP Jateng tahun 2021 sebesar Rp 1.798.979,12," kata Ganjar di rumah dinasnya, Jumat (30/10/2020).

lanjut ke halaman berikutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "UMP 2021 Tak Naik: Corona Jadi Alasan, Buruh Protes Besar"
[Gambas:Video 20detik]