Orang Kaya Inggris Taruhan Rp 18 M, Pede Biden Bisa 'Sikat' Trump

Soraya Novika - detikFinance
Rabu, 04 Nov 2020 10:53 WIB
Democratic presidential candidate former Vice President Joe Biden speaks during the first presidential debate with President Donald Trump Tuesday, Sept. 29, 2020, at Case Western University and Cleveland Clinic, in Cleveland, Ohio. (AP Photo/Patrick Semansky)
Joe Biden/Foto: AP/Patrick Semansky

Taruhan itu bisa menjadi pertanda baik untuk Biden, lantaran 10 taruhan terbesar dalam sejarah Betfair sebelumnya pada acara olahraga, selalu menjadi pemenang.

"Perbedaan kecil dalam peluang akan membuat perbedaan besar dalam keuntungan para petaruh besar," kata Manajer hubungan masyarakat OddsChecker AS Pete Watt.

Para petaruh itu mungkin menunggu sampai mereka yakin mereka bisa mendapatkan peluang terbaik pada taruhan mereka.

Untuk diketahui, nilai taruhan yang mengalir ke Betfair telah mencapai rekornya sebesar £ 274 juta atau US$ 353 juta hingga Senin (2/11) pagi. Namun, jumlah itu belum termasuk taruhan besar yang dipasang pada 29 Oktober itu lantaran Betfair membutuhkan beberapa hari untuk merekam nilai taruhan. Jadi total taruhan pada pemungutan suara kali ini kemungkinan bisa mendongkrak rekor itu menjadi jauh di atas level itu.

Sebelumnya, Betfair juga pernah mencatat taruhan politik terbesar yakni taruhan untuk Trump pada Pilpres 2016 sebesar £ 555 ribu, dibuat sehari setelah pemilu 2016, setelah sebagian besar pemungutan suara AS ditutup, tetapi sebelum dia diumumkan sebagai pemenang.

Tetapi jumlah taruhan yang besar tidak selalu benar. Watt mengungkapkan sempat ada juga seseorang yang bertaruh £ 550 ribu untuk Hillary Clinton sebulan sebelum pemilihan itu berlangsung dan ada pula taruhan £ 100 ribu yang dibuat untuk menentukan Inggris tetap di Uni Eropa selama pemungutan suara Brexit 2016. Namun, hasilnya malah tidak sesuai ekspektasi mereka.


(ara/ara)