9 Bulan di 2020 Ekonomi RI -2,03%

Hendra Kusuma - detikFinance
Kamis, 05 Nov 2020 11:26 WIB
Prekonomian Indonesia dipastikan 99% masuk jurang resesi. Itu artinya pertumbuhan ekonomi nasional bakal minus lagi di kuartal III-2020.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Ekonomi Indonesia resmi resesi. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia pada kuartal III-2020 minus 3,49%.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, ekonomi Indonesia pada kuartal III ini minus 3,49% secara year on year dibandingkan dengan periode yang sama 2019.

"Perekonomian Indonesia pada triwulan II-2020 year on year dibandingkan triwulan II-2019 mengalami kontraksi 3,49%," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers virtual, Kamis (5/11/2020).

Pada kuartal I-2020, ekonomi Indonesia masih tumbuh 2,97%. Sedangkan kuartal II-2020 ekonomi Indonesia terjungkal dengan minus 5,32%. Dengan pengumuman kuartal III-2020 ini, maka secara kumulatif 9 bulan dari Januari sampai November, ekonomi Indonesia masih minus.

"Sehingga kumulatif pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I sampai kuartal III 2020 itu masih alami kontraksi 2,03%" kata Suhariyanto.

Meski begitu, Suhariyanto menilai ekonomi Indonesia mengalami perbaikan secara perlahan. Sebab, bila dilihat secara kuartalan, ekonomi Indonesia masih bisa disebut membaik.

"Apa yang bisa kita lihat, pertama secara kuartalan PDB Indonesia menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 5,05%. Kalau dibandingkan dengan kuartal II yang lalu.. artinya terjadi perbaikan signifikan dan ini bisa menjadi modal bagus melangkah ke kuartal IV," tuturnya.

(fdl/fdl)