Ini Kata Ahok soal Kepulangan Habib Rizieq

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 06 Nov 2020 15:43 WIB
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meluncurkan buku Panggil Saya BTP di Gedung Tempo, Palmerah, Jakarta Selatan, Senin (17/2/2020).
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)/Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab akan tiba di Indonesia pada Selasa (10/11) mendatang. Rencana kepulangannya pun menjadi perhatian orang.

Saat diminta tanggapan, Komisaris Utama Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok bertanya balik.

"Hak beliau untuk pulang kan?" kata Ahok belum lama ini kepada detikcom seperti ditulis, Jumat (6/11/2020).

Sementara, dikutip dari CNN Indonesia, Ahok memberi ucapan selamat datang ke Rizieq atas rencana kepulangannya ke Indonesia.

"Selamat tiba kembali di tanah air," kata Ahok.

Kementerian Kesehatan tidak mempermasalahkan kepulangan Habib Rizieq ke Indonesia dari Arab Saudi. Meski demikian, aturan karantina di rumah selama 14 hari berlaku bagi Habib Rizieq seperti WNI dari luar negeri lainnya.

"Iya betul berlaku bagi siapapun (tanpa terkecuali)," kata Dirjen P2P Kementerian Kesehatan, M Budi Hidayat.

Lebih jauh Budi menjelaskan aturan yang dimaksud tersebut. Menurutnya setibanya di RI, Habib Rizieq, seperti WNI dan WNA dari luar negeri lainnya, wajib melakukan test PCR dengan hasil negatif.

"Untuk WNI ataupun WNA (yang diperbolehkan) yang datang dari Luar Negeri diwajibkan telah test PCR dengan hasil negatif (maksimal 7 hari), jika tidak dapat membuktikan telah ditest PCR, maka akan menjalani pemeriksaan swab di fasilitas karantina sampai hasilnya keluar (kurang lebih 3 hari)," ucapnya.

(acd/ara)