Burger King Ajak Beli McDonald's hingga Warteg, Ini Kondisi Industrinya

Tim detikcom - detikFinance
Sabtu, 07 Nov 2020 12:30 WIB
Restoran cepat saji asal amerika burger king. dikhy sasra/ilustrasi/detikfoto
Burger King/Foto: Dikhy Sasra
Jakarta -

Media sosial sempat dibuat heboh oleh kampanye solidaritas Burger King yang mengajak masyarakat membeli makanan cepat saji kompetitornya seperti McDonald's, KFC hingga Warteg. Aksi ini kemudian diikuti oleh beberapa perusahaan makanan cepat saji lainnya seperti yang dilakukan jaringan restoran makanan Jepang Gokana di laman Instagramnya. Kafe Betawi dan Wendy's melalui instastories di akun Instragram juga meramaikan hal serupa.

Lalu, apa yang sebenarnya terjadi pada para perusahaan makanan cepat saji belakangan ini?

Seperti diketahui, pandemi COVID-19 yang memaksa orang-orang tetap berada di rumah tentu menjadi tekanan bagi sektor makanan dan minuman alias food and beverages (F&B). Sektor ini bahkan banyak yang merugi karena minimnya permintaan.

Tak sedikit restoran tutup sementara bahkan permanen lantaran beban pengeluaran yang tak seimbang dengan omzet. Ini pun bukan isapan jempol belaka.

Bila dikaitkan dengan kinerja emiten-emiten yang berada di industri ini, rata-rata memang mencatatkan kinerja yang mengenaskan.

Misalnya yang terjadi pada PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) dan PT Jaya Bersama Indonesia Tbk (DUCK). Dikutip dari CNBC Indonesia, Sabtu (7/11/2020) terlihat kinerja ketiga emiten ini ambles pada kuartal II-2020.

Selanjutnya
Halaman
1 2