Habib Rizieq Pulang Bikin Macet, Siapa Kurang Persiapan?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 10 Nov 2020 12:46 WIB
Sejumlah massa mendatangi T3 (Terminal 3) Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (10/11/2020). Sambut kedatangan Rizieq, mereka pun bershalawat.
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Bandara Soekarno-Hatta pagi ini hampir lumpuh. Hal itu terjadi setelah bandara dipenuhi para simpatisan imam besar FPI Habib Rizieq Shihab, mereka mau menjemput kepulangan sang ulama dari Arab Saudi langsung di bandara.

Saking ramainya massa simpatisan yang berdatangan, jalan akses menuju bandara lewat Jalan Tol Prof. Soedyatmo pun macet panjang sejak dini hari tadi. Situasi bandara pun penuh dengan kerumunan massa. Tak cuma itu, akses menggunakan kereta bandara pun ikut lumpuh. Kondisi-kondisi tersebut bahkan membuat beberapa penerbangan harus ditunda alias delay.

Pakar penerbangan dari Arista Indonesia Aviation Center (AIAC) Arista Atmadjati menilai operator bandara, dalam hal ini Angkasa Pura II (AP II), terlalu meremehkan massa simpatisan yang muncul dari kepulangan Habib Rizieq. Menurutnya, persiapan menghadapi kepulangan sang ulama kurang.

"Mungkin ini persiapan mereka underestimate (meremehkan) sama kondisinya ya. Dikiranya ini yang datang cuma 200-300-an orang doang kali ya. Nggak tahunya dia hampir nge-blok bandara. Pramugari aja sampai jalan kaki. AP II ini underestimate, bukan nggak siap ya, tapi persiapannya terlalu meremehkan," ujar Arista kepada detikcom, Selasa (10/11/2020).

Arista juga mengatakan seharusnya dari pihak kepolisian bisa lebih banyak terjun mengamankan bandara. Menurutnya, satuan pengamanan objek vital bisa turun tangan. Dia menilai bandara ini adalah salah satu obyek vital yang butuh perlindungan.

"Padahal polisi juga kan ada satuan pengamanan obyek vital negara. Harusnya ada gambaran kalau ada satuan itu. Bisa deteksi ini semuanya. Ini bandara pesawat terbang segala macam ini kan banyak obyek vital," ujar Arista.

"Harusnya AP II dan satuan ini tukar menukar informasi lah, saya nggak bilang ya mereka nggak koordinasi," lanjutnya.

Pihak Angkasa Pura II sendiri sebelum kedatangan Habib Rizieq mengatakan telah menambahkan pengamanan. Bahkan sudah meminta bantuan TNI/Polri dalam menjaga ketertiban di bandara.

Plt Senior Manager of Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, Haerul Anwar mengatakan berbagai keamanan telah dipersiapkan. Selain dari pengamanan internal bandara yang berjumlah 970 orang, pihaknya meminta bantuan TNI/Polri untuk melakukan pengamanan di sejumlah titik terutama di pintu masuk kedatangan.

"Kita dari AP II memastikan bahwa proses kedatangan beliau berjalan dengan lancar, tidak terjadi apapun. Selain itu kita juga melakukan penebalan peningkatan keamanan di terminal. Kita sudah kolaborasi dengan TNI/Polri untuk peningkatan pengamanan nanti. Dari kami juga ditambah bantuan TNI/Polri untuk melakukan pengawasan-pengawasan, beberapa titik atau spot jalur masuk kendaraan," papar Haerul kepada detikcom, Senin (9/11/2020).

(eds/eds)