Peran Swasta Genjot Pariwisata RI yang Babak Belur Dihantam COVID

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Jumat, 13 Nov 2020 16:19 WIB
Bagaimana peran Pengembang Swasta Pulihka Pariwisata yang Babak Belur Dihantam COVID
Foto: Pariwisata Batam (Istimewa)

PT Pollux Properti Indonesia Tbk menunjuk PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk. sebagai Main contractor untuk membangun proyek mega superblok bertajuk Meisterstadt tersebut. Menurut Suryo, 4 tower apartemen yang telah selesai dibangun dalam kurun waktu 24 bulan pada fase pertama ini telah laris dengan harga jual 30 juta per meter persegi.

"Jika kita membangun akomodasi penunjang pariwisata seperti hotel atau apartemen dengan fasilitas lengkap, wisatawan atau bahkan investor akan tertarik untuk kembali mengunjungi Indonesia. Seperti rumah sakit keinginan dari almarhumah Ibu Hasri Ainun Habibie yang rencananya akan dibuat setaraf dengan Mount Elizabeth Hospital Orchard yang ada di Singapura," tambah Suryo.

Sebagai informasi, pembangunan superblok Meisterstadt berdiri di atas luas lahan sebesar 9 hektar (ha). Superblok terintegrasi pertama di Batam ini terdiri atas 11 gedung pencakar langit yang diantaranya delapan menara apartemen dengan total 6.500 unit, hotel, rumah sakit internasional, menara perkantoran, mall, pertokoan, dan universitas.

"Pollux Habibie Financial Center & International Hotel yang memiliki tinggi hingga 350 meter ini akan menjadikan Meisterstadt sebagai ikon baru kota Batam sekaligus Indonesia. Tingginya hampir dua kali lipat dari Marina Bay Sands Singapura. Lokasinya sangat strategis, tepat di jantung Kota Batam, dekat dengan terminal ferry menuju Singapura, serta tidak jauh dari Hang Nadim International Airport Batam dan distrik perniagaan Nagoya," tutup Suryo.

Caption Foto: Proyek Superblok Meisterstadt Batam yang dibangun oleh Keluarga Habibie bersama PT Pollux Properti Indonesia Tbk dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) dengan mengadopsi konsep teknologi integrated vertical city dari Jerman

Halaman

(fdl/fdl)