Dear Para Sultan, Belanja Dong Biar RI Keluar dari Jurang Resesi

Hendra Kusuma - detikFinance
Sabtu, 14 Nov 2020 12:30 WIB
Petugas Cash Center BNI menyusun tumpukan uang rupiah untuk didistribusikan ke berbagai bank di seluruh Indonesia dalam memenuhi kebutuhan uang tunai jelang Natal dan Tahun Baru. Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua mengungkapkan jumlah transaksi penarikan uang tunai sudah mulai meningkat dibanding bulan sebelumnya yang bisa mencapai penarikan sekitar Rp1 triliun. Sedangkan untuk Natal dan tahun baru ini secara khusus mereka menyiapkan Rp3 triliun walaupun sempat diprediksi kebutuhannya menyentuh sekitar Rp3,5 triliun. (FOTO: Rachman Haryanto/detikcom)
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Reza Yamora Siregar mengatakan peran kelompok menengah atas atau orang tua dalam konsumsi sangat penting dalam pemulihan ekonomi nasional.

Pemerintah menyadari kelompok ini masih rendah tingkat konsumsinya selama pandemi COVID-19.

"Indikator belakangan ini masih menunjukkan keraguan untuk belanja. Berdasarkan laporan Bank Indonesia, tingkat kepercayaan konsumen masih melemah sampai bulan September," kata Reza.

Dia pun berharap masyarakat yang masuk dalam kelompok menengah atas ini bisa lebih meningkatkan konsumsinya atau berbelanja demi menyelamatkan ekonomi nasional dari jurang resesi.

"Dengan kenaikan level pengangguran, jelas peran sektor menengah ke atas sebagai pendorong konsumsi rumah tangga akan menjadi sangat penting," ungkapnya.

Halaman

(hek/hns)