Perceraian Bos Jouska dan Istri Diduga Cuma Akal-akalan

Tim Detikcom - detikFinance
Senin, 16 Nov 2020 16:11 WIB
CEO Jouska Aakar Abyasa Fidzuno menyatakan telah mencapai kesepakatan damai. Uang untuk damai ini digelontorkan senilai Rp 13 miliar.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Bos Jouska Indonesia Aakar Abyasa Fidzuno diceraikan oleh istrinya, Kanya Ayu Paramastri. Perceraian Aakar ini disebut-sebut hanya akal-akalan untuk mengamankan aset kekayaannya.

Kuasa hukum korban Jouska, Rinto Wardhana mengungkapkan berdasarkan hukum islam, jika dijatuhkan talak 1 kepada istri walau itu dilakukan di pengadilan, sangat besar kemungkinan untuk rujuk lagi. Dia menganggap, ini hanya akal-akalan saja.

"Kalau menurut saya, saya menduga ini hanya akal-akalan saja untuk mengamankan harta. Karena berdasarkan info klien saya, tidak adak ada hal krusial yang menjadi alasan istri Aakar untuk menggugat cerai suaminya," kata dia saat dihubungi, Senin (16/11/2020).

Rinto menjelaskan dugaan mengamankan harta ini maksudnya adalah setelah istri akar menggugat cerai Aakar dan dikabulkan. "Lalu kemudian diputus," kata dia.

Langkah selanjutnya adalah istri mengajukan gugatan pisah harta ke pengadilan agama.

Menurut dia, Aakar menjatuhkan talak namun istrinya yang menggugat.

Seperti diketahui informasi perceraian Aakar didapat dari informasi kasus perceraian di direktori putusan Mahkamah Agung (MA) yang mencantumkan putusan Pengadilan Agama Jakarta Timur bernomor 3776/PDT.G/2020/PA.JT, tanggal 3 November 2020.

Dari informasi tersebut, gugatan cerai didaftarkan oleh Kanya Ayu pada 29 September. Kemudian pengadilan mengabulkan gugatan tersebut.

Dalam putusanya menyatakan tergugat yang telah dipanggil secara resmi dan patut untuk menghadap di persidangan tidak hadir. Kemudian mengabulkan gugatan penggugat secara verstek.

Selain itu menjatuhkan talak satu Bain sughra dari tergugat (Aakar Abyasa Fidzuno) kepada penggugat (Kanya Ayu Paramastri).

(upl/upl)