Bukalapak Hingga Tokopedia Mulai Tarik Pajak Barang Digital 10%

Hendra Kusuma - detikFinance
Rabu, 18 Nov 2020 07:45 WIB
Shopping online concept - Shopping service on The online web. with payment by credit card and offers home delivery. parcel or Paper cartons with a shopping cart logo on a laptop keyboard
Foto: iStock
Jakarta -

Perusahaan digital seperti Bukalapak hingga Tokopedia resmi menarik pajak pertambahan nilai (PPN) terhadap produk berupa barang dan jasa layanan digital luar negeri yang dibeli oleh masyarakat Indonesia.

Bukalapak dan Tokopedia menjadi bagian dari perusahaan yang ditunjuk oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan sebagai wajib pungut (wapu) PPN atas produk berupa barang dan jasa layanan digital luar negeri yang dibeli oleh masyarakat Indonesia.

Kebijakan ini dilakukan untuk melaksanakan Pasal 6 ayat 13a Perppu Nomor 1 tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan COVID-19, di mana pemerintah menetapkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 48/PMK.03/2020 sebagai turunannya.

Melalui aturan ini, produk digital seperti layanan aliran alias streaming baik musik dan film, aplikasi dan permainan (games) digital, serta jasa daring lainnya dari luar negeri yang memiliki kehadiran ekonomi signifikan dan telah mengambil manfaat ekonomi dari Indonesia melalui transaksi perdagangannya, akan diperlakukan sama seperti produk konvensional atau produk digital sejenis dari dalam negeri.

Kali ini otoritas pajak nasional menambah 10 perusahaan internasional berbasis digital. Sebanyak 10 perusahaan ini sudah sesuai dengan kriteria sebagai wapu dan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 48 Tahun 2020 sebagai aturan turunan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2020.

"Dengan penunjukan ini maka sejak 1 Desember 2020 para pelaku usaha tersebut akan mulai memungut PPN atas produk dan layanan digital yang mereka jual kepada konsumen di Indonesia," kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP, Hestu Yoga Saksama dalam keterangan resminya yang dikutip detikcom, Jakarta, Selasa (17/11/2020).

Selanjutnya
Halaman
1 2 3