Rencana Erick Thohir: Cabang BUMN di Luar Negeri Berkantor di Satu Atap

Vadhia Lidyana - detikFinance
Kamis, 19 Nov 2020 08:22 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono

Selain berencana membuat kantor Indonesia Incorporated di luar negeri, Kementerian BUMN juga menjalin kerja sama dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) untuk bisa mempermudah proses mewujudkan misi itu.

"Kita minta tolong ke Kemlu untuk membantu menyelesaikan hal-hal itu, dan menyatukan kantor BUMN untuk Indonesia Incorporated," ujarnya.

"Pak Menteri mengatakan, di 2021 nanti kita akan wujudkan bersama BUMN Go Global. Ini juga merupakan tantangan bagi para direksi seluruh BUMN. Dimulai dari MoU antara Kemlu dan Kementerian BUMN pada 17 Juli 2020 lalu," ungkap Susyanto.

Ia mengungkapkan, melalui kerja sama ini diharapkan BUMN bisa eksis di lintas negara, bukan hanya tarkam (antar kampung) atau hanya di dalam negeri.

"Dua menteri tanda tangan yang tujuannya sama, yaitu mendorong pengembangan BUMN di pasar global untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, dan memajukan kepemimpinan global. Kedua tujuan dari MoU ini juga untuk mendorong BUMN sebagai pemain global. Artinya kita jangan hanya, kalau istilah sepakbola itu tarkam, tetapi harus mendunia," tegas Susyanto.

Susyanto menuturkan, BUMN harus bisa membanjiri produk-produknya ke luar negeri, bukan hanya perusahaan swasta asal Indonesia.

"Produk-produk kita banyak. Saya juga tahu bahwa swasta bisa membanjiri negara-negara lain. Mestinya produk-produk kita, tidak hanya barang, tapi juga jasa dari BUMN. Tak hanya BUMN karya, tapi juga bank. Nah salah satunya mengenalkan produk BUMN agar diserap pasar secara global. Tentu ini akan meningkatkan income kita, dan membanggakan Indonesia," pungkasnya.

Halaman

(zlf/zlf)