Xi Jinping Bicara Kunci Ekonomi China Tahan Banting saat Pandemi

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 19 Nov 2020 14:50 WIB
In this photo released by Chinas Xinhua News Agency, Chinese President Xi Jinping speaks during an event to commemorate the 40th anniversary of the establishment of the Shenzhen Special Economic Zone in Shenzhen in southern Chinas Guangdong Province, Wednesday, Oct. 14, 2020. President Xi Jinping promised Wednesday new steps to back development of Chinas biggest tech center, Shenzhen, amid a feud with Washington that has disrupted access to U.S. technology and is fueling ambitions to create Chinese providers. (Zhang Ling/Xinhua via AP)
Presiden China Xi Jinping/Foto: Zhang Ling/Xinhua via AP
Jakarta -

China menjadi negara yang pertama kali terdampak pandemi virus Corona. Negara ini kemudian berupaya keras untuk bangkit.

Presiden China Xi Jinping mengatakan, sejak awal pandemi melanda, China menempatkan kepentingan orang di atas segalanya sebagai upaya keluar dari pandemi.

"Sejak awal tahun ini, menghadapi serangan COVID-19 yang tiba-tiba, China telah menempatkan orang dan kehidupan di atas segalanya. 1,4 miliar orang China bersatu, telah membuat pencapaian strategis besar dalam memerangi virus," katanya dalam acara APEC CEO Dialogues 2020, Kamis (19/11/2020).

Dia mengatakan, pemerintah China telah berupaya menahan virus Corona dan dengan cepat memulihkan produktivitas.

"Kami telah berusaha keras untuk menahan virus dan dengan cepat membawa produksi dan kehidupan kembali normal, dengan demikian menjaga perkembangan ekonomi dan sosial," ujarnya.

Lanjutnya, ekonomi China kembali positif di kuartal III. Menurutnya, itu merupakan prestasi yang diperoleh dengan susah payah.

Selain itu, itu membuktikan fundamental ekonomi yang menopang Negara Tirai Bambu ini stabil.

"Perekonomian China kembali tumbuh positif secara keseluruhan dalam tiga kuartal tahun ini. Prestasi yang diperoleh dengan susah payah ini mengungkapkan banyak hal tentang ketahanan dan vitalitas ekonomi China," terangnya.

"Fundamental yang menopang pertumbuhan ekonomi China yang stabil dan jangka panjang tetap tidak berubah," tambahnya.



Simak Video "Presiden China: COVID-19 Ujian Hebat untuk 'Seluruh Dunia'"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/ara)