Pentingnya Laporan Keberlanjutan Desa & BUMdes di Tengah Resesi

Tim detikcom - detikFinance
Kamis, 19 Nov 2020 22:51 WIB
Irigasi Talangseng jadi destinasi wisata alternatif di kawasan Garut. Di sana, wisatawan dapat bermain air dengan menikmati panorama alam khas pedesaan.
Ilustrasi/Foto: Hakim Ghani
Jakarta -

Penyusunan Laporan Keberlanjutan atau Sustainability Report (SR) di setiap desa dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sangat penting dan bisa mendorong Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia secara terukur, akurat, kredibel dan objektif.

Pimpinan Founder Bumi Global Karbon (BGK), Ahmad Deni Daruri menerangkan, SR Desa dan BUMdes harus disusun berdasarkan standar pelaporan keberlanjutan yang telah digunakan oleh hampir 80 persen dunia internasional, yaitu Global Reporting Initiative (GRI) Standard dan akan dihubungkan serta memenuhi 17 tujuan dari SDGs.

"SR Desa ini juga merupakan bentuk perwujudan dari Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)," kata Deni dalam keterangan tertulis, Kamis (19/11).

Ia menjelaskan, SR Desa yang disusun harus mengulas terkait emisi gas rumah kaca, penggunaan energi, konsumsi air hingga kebijakan antikorupsi.

Selain itu, harus juga mengulas nilai ekonomi langsung yang didistribusikan, investasi infrastruktur, pendekatan terhadap pajak , perekrutan karyawan, pelatihan karyawan, dan masyarakat lokal.

"BGK mengharapkan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) untuk segera mewujudkan penyusunan SR Desa ini," ujar Deni.

Langsung klik halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2