Fakta Perusahaan Surya Paloh dan China Sonangol yang Digugat Pailit

Tim detikcom - detikFinance
Sabtu, 21 Nov 2020 11:00 WIB
Ketum Partai NasDem Surya Paloh menyambangi kantor DPP Golkar. Kedatangannya disambut langsung oleh Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

PT Acset Indonusa Tbk (ACST) mengajukan Permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) terhadap PT China Sonangol Media Invesment (CSMI) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Gugatan dilayangkan 12 November 2020 dengan nomor perkara 385/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN Niaga Jkt.Pst.

Selain ACST yang merupakan emiten konstruksi Grup Astra, CSMI juga digugat oleh 2 pihak lain, yakni China Construction Eighth Engineering Division Corp Ltd dan PT Bintai Kindenko Engineering Indonesia.

Berikut fakta-faktanya:

1. Perusahaan Patungan Milik Surya Paloh

China Sonangol Media Investment merupakan perusahaan patungan PT China Sonangol Land dan Media Grup, milik Surya Paloh. China Sonangol Media Invesment tengah membangun gedung pencakar langit di jalan Thamrin, Jakarta Pusat sejak 2016.

Pembangunan gedung dengan nilai Rp 8 triliun tersebut telah mendapat pinjaman senilai US$ 160 juta dari PT Bank ICBC Indonesia.

2. CSMI Tunggak Pembayaran Proyek

Dikutip dari keterbukaan informasi, alasan pengajuan PKPU ini terkait dengan tagihan atas pekerjaan konstruksi yang telah dilakukan oleh kerja sama operasi yang dibentuk oleh Perseroan dengan China Construction Eighth Engineering Division yang sampai saat ini belum dibayar oleh CSMI.

3. Media Group Tak Akan Intervensi

CEO Media Group Mirdal Akib mengatakan Media Group merupakan pemegang saham yang tidak aktif pada CMSI. CMSI sendiri merupakan entitas terpisah yang memiliki proses bisnisnya sendiri tanpa ada intervensi dari perusahaan Media Group.

"Intinya gini, kami bukan pemegang saham aktif. Pemegang saham aktifnya adalah China Sonangol," kata Mirdal dikutip dari CNBC Indonesia, Sabtu(21/11/2020).

Dia menjelaskan bahwa meski menjadi pemegang saham, Media Group tidak memiliki akses langsung kepada CMSI, pun terhadap operasional perusahaan.

"CMSI itu adalah entitas bisnis independen jadi mereka lakukan bisnis dan aktivitas perusahaan sesuai AD/ART dan business plan dan rencana mereka tanpa intervensi kami...," lanjutnya.

(fdl/fdl)