Ada Pelatihan dan Kompetisi Buat UMKM, Cek di Sini

Tim detikcom - detikFinance
Sabtu, 21 Nov 2020 13:00 WIB
Aktivitas produksi masker kain bermotif batik di rumah produksi Kreasi Anak Indonesia (Kain) di kawasan Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (30/10/2020). Masker kain bermotif batik untuk anak dan dewasa ini dijual berdasarkan pesanan dan penjualan grosir dengan harga Rp 5.000 hingga Rp 7.000 per potong.
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

PT HM Sampoerna Tbk (Sampoerna) kembali mendorong produktivitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di tengah pandemi COVID-19. Sampoerna membantu memperluas akses pelatihan bagi pelaku UMKM.

"Kami terus memicu diri untuk menciptakan inovasi dan terobosan yang relevan guna mendukung produktivitas serta kemandirian pelaku UMKM melalui digitalisasi," kata Kepala Urusan Eksternal Sampoerna Ishak Danuningrat dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (21 November 2020).

Upaya Sampoerna ini dilakukan dengan menggelar rangkaian Pelatihan dan Kejuaraan Festival #SampoernaUntukUMKM sejak 16 November hingga 11 Desember 2020 secara daring (online) bekerja sama dengan Yayasan Ekspor Pengembangan Bali (BEDO), di bawah payung program keberlanjutan Sampoerna untuk Indonesia (SUI).

Ia menambahkan program ini ditujukan bagi pelaku UMKM, khususnya binaan Sampoerna agar mampu mengembangkan sekaligus menciptakan peluang bisnis melalui pemanfaatan teknologi dan digital utamanya di masa penuh tantangan, serta mendukung pemerintah dalam meningkatkan daya saing melalui kemandirian ekonomi kerakyatan.

"Untuk itu, kami menggelar kegiatan Pelatihan dan Kejuaraan Festival #SampoernaUntukUMKM secara daring, sebagai wujud partisipasi Sampoerna dalam mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional yang dicanangkan oleh pemerintah," ungkap Ishak.



Manajer Program BEDO Jeff Kristianto mengatakan sebagai tulang punggung, UMKM memiliki peranan penting dalam meningkatkan kemandirian ekonomi kerakyatan, termasuk menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik. Untuk itu, kolaborasi berbagai pihak diharapkan mampu membantu UMKM bangkit dari dampak pandemi.

"Maka perlu kolaborasi antara berbagai pihak termasuk pelaku usaha, komunitas, pemerintah, juga masyarakat luas. Karenanya kami terus memperkuat kemitraan bersama Sampoerna dalam melaksanakan program-program keberlanjutan khususnya pengembangan kapasitas UMKM di Indonesia," jelas dia.

Pelatihan dan Kejuaraan Festival #SampoernaUntukUMKM ini dimulai dengan pendaftaran dan seleksi pada 9-12 November 2020 untuk memilih 150 UMKM dari total yang mendaftar. Lalu, UMKM yang terpilih akan menerima tantangan intensif dan pelatihan melalui aplikasi Online Platform Indonesia MSMEs Accelaration (OPTIMA UKM).

"Dinamika tantangan akibat pandemi yang masih terjadi hingga kini semakin memicu kami untuk terus melakukan langkah nyata dalam mendukung kemajuan perekonomian Indonesia melalui program pengembangan kapabilitas UMKM secara berkelanjutan. Melalui rangkaian kegiatan ini, kami berharap pelaku UMKM Indonesia dapat tetap produktif sekaligus berkembang dengan beradaptasi pada teknologi juga digital," tutup Ishak.

(fdl/fdl)