Erick Thohir Dorong Produk UMKM RI Tembus Ritel Global, Ini Caranya

Soraya Novika - detikFinance
Sabtu, 21 Nov 2020 19:45 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir
Foto: Menteri BUMN Erick Thohir (Achmad Dwi Afriyadi/detikcom)
Jakarta -

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyampaikan sejumlah upaya yang sudah pemerintah lakukan agar Indonesia segera pulih dari pandemi COVID-19. Salah satunya dengan semakin gencar mengembangkan akses pasar buat UMKM.

Beberapa upaya yang sudah dijalankan baru-baru ini adalah menggandeng Dufry, ritel ternama dunia untuk membantu produk UMKM masuk ke pasar-pasar dunia yang bebas pajak. Tak tanggung-tanggung, dalam penandatangan kerja sama dengan Dufry itu, Erick memberi syarat khusus agar minimal 10 produk UMKM RI bisa masuk ke pasar tersebut.

"Kemarin kita sudah menandatangani juga partnership dengan duty free shop yang sangat besar di dunia yaitu Dufry. Di mana saya bilang, saya mau tanda tangan dengan Dufry dengan catatan dua hal, satu Dufry memasarkan 10 produk Indonesia apapun nanti jenisnya," ujar Erick dalam acara acara LUSTRUM XII IKA ITS Innovation Challenge and Business Summit 2020, Sabtu (21/11/2020).

Tak mau asal menyodorkan produk UMKM ke sana, Erick bilang, pihaknya bahkan sudah membentuk tim khusus yang diketuai Menteri Koperasi dan UKM dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Keduanya bertugas sebagai kurator yang memilih produk-produk apa saja yang bernilai jual tinggi dan cocok dipasarkan di Dufry.

"Mana-mana produk unggulan yang bisa kita pasarkan dengan footprint yang dimiliki Dufry di seluruh dunia hampir 200 toko," sambungnya.

Tak hanya itu, Erick juga memesan zona khusus produk-produk Indonesia di toko-toko Dufry. Ini menjadi tugas PT Sarinah (Persero) untuk membantu jual beli produk lokal yang masuk dari masing-masing toko Dufry.

"Lalu juga menyiapkan Dufry yaitu zone Indonesia di toko-tokonya, seperti produk-produk Indonesia yang kita harapkan, dan tentu di sini Sarinah bisa membantu trading daripada produk lokal sendiri dan salah satunya juga bagaimana kita membangun bersama Menteri Koperasi dan UKM supaya lab-lab atau edukasi center agar mereka bisa improve dalam packaging, kualitas dan lain-lainnya," tuturnya.

Untuk diketahui, kerja sama dengan Dufry dilaksanakan pada Senin, 9 November 2020 pekan lalu di KBRI Mexico City. Kerja sama antara Sarinah dengan Dufry tersebut diikat dengan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Joint Venture.

"Di sinilah kita harapkan Sarinah bisa menjadi bagian penting daripada pembangunan UMKM dan merek lokal yang bisa kita kembangkan," imbuhnya.

(ara/ara)