Inggris Diperkirakan Cabut Lockdown Awal Desember

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 23 Nov 2020 22:32 WIB
People dine outside on a street in central London, Saturday, Oct. 31, 2020. Earlier Saturday British Prime Minister Boris Johnson announced England will start a monthlong lockdown next week. Johnson says the new measures will begin Thursday and last until Dec. 2. (AP Photo/Alberto Pezzali, Pool)
Foto: AP/Alberto Pezzali: Perdana Menteri Inggris Boris Johnson
Jakarta -

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson diperkirakan mencabut lockdown pekan depan atau awal Desember. Meski begitu, pelonggaran yang diberikan tetap dengan syarat.

Mengutip CNBC, Senin (23/11/2020), Johnson diperkirakan akan mengumumkan kepada parlemen bahwa lockdown di Inggris akan berakhir pada 2 Desember, hampir sebulan setelah lockdown kedua diberlakukan. Dia akan berpidato sore waktu setempat.

Ia diharapkan merinci pembatasan apa yang akan diberlakukan setelah lockdown dicabut, termasuk kemungkinan kembali ke 'sistem tiga tingkat'. Lewat sistem itu tingkat aturan yang berbeda diberlakukan di wilayah negara tergantung pada jumlah infeksi virus Corona.

Sistem tiga tingkat COVID-19 Inggris diperkenalkan pada pertengahan Oktober di mana melihat area yang diklasifikasikan sebagai sedang, tinggi atau sangat tinggi.

Di area tingkat sangat tinggi, pub dan bar, gym, hingga kasino ditutup. Mereka yang berada di daerah tingkat tinggi tidak diperbolehkan bergaul dengan rumah tangga lain atau bertemu kecuali di luar.

Sementara, pada tingkat sedang dilarang berkelompok lebih dari 6 orang dan pub serta restoran harus tutup pada pukul 10 malam.

Bar, restoran, dan gym akan diizinkan untuk dibuka kembali pada 2 Desember kemungkinan akan bergantung pada tingkat peringatan ini.

(acd/hns)