Wamen BUMN Ibaratkan Partai Demokrat dan Republik AS dengan Bank

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 24 Nov 2020 15:41 WIB
Dirut Inalum Budi Gunadi Sadikin (Andhika-detikcom)
Foto: Budi Gunadi Sadikin (Andhika-detikcom)
Jakarta -

Wakil Menteri BUMN sekaligus Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin membagikan pandangannya soal Partai Demokrat yang berhasil memenangkan Pilpres AS 2020. Seperti diketahui, Joe Biden mengalahkan Presiden petahana Donald Trump.

Dia mengungkapkan arah kebijakan Partai Demokrat lebih mementingkan program-program kerakyatan. Ia pun mengibaratkannya dengan bank BUMN.

"Beberapa hal positif yang bisa saya share ya, biasanya kalau Demokrat ini sifatnya lebih ke kerakyatan. Ibarat bank tuh, Demokrat ini lebih tertarik ke BRI, Republik mungkin ke Mandiri," ujar Budi dalam webinar CEO Networking 2020, Selasa (24/11/2020).

Dia mengatakan bisa saja BRI selaku bank pelat merah melakukan kerja sama dengan pemerintah AS. Asalkan programnya kental dengan unsur kerakyatan.

"Untuk aktivitas kerakyatan Dirut BRI ini mungkin berita baik. Banyak program kerakyatan yang bisa dikerjasamakan dengan mereka mungkin ya," ujar Budi.

Begitu juga pada sektor kesehatan, potensi kerja sama bisa saja dilakukan melihat sifat partai yang kerakyatan.

"Potensi kerja sama di sektor kesehatan juga asalkan fokusnya untuk rakyat, itu besar sekali terbuka. Banyak alternatif lain, inisiatif lain bisa dilakukan. Asalkan sejalan dengan nature Demokrat yang sifatnya lebih ke kerakyatan," ujar Budi.

Namun, pada intinya menurut Budi, dari partai manapun Presiden AS, pemerintah akan memastikan hubungan baik. Bila ada kerja sama pun pasti akan dipastikan untuk memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat Indonesia.

"Kita paham memang hubungan antara Partai Demokrat dan Republik Amerika ke Indonesia. Tugas pemerintah Indonesia adalah memastikan itu memberikan manfaat sebesar-besarnya ke rakyat," ujar Budi.

Berlanjut ke halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2