Bulog Tender Impor Gula Februari
Kamis, 26 Jan 2006 15:29 WIB
Jakarta - Bulog akan melakukan tender impor gula pada bulan Februari. Namun kapan tepatnya, Bulog belum menyebutkan karena khawatir para trader akan menaikkan harga."Kita akan lakukan tender pada Februari. Kita belum tender karena harga sedang tinggi di pasar internasional disebabkan subsisi di Eropa Barat dicabut," kata Direktur Pengembangan dan TI Bulog Tito Pranolo.Dia ditemui wartawan di sela-sela acara seminar perberasan di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (26/1/2006).Sebelumnya, Menteri Pertanian Anton Apriantono mengaku akan menjewer Bulog yang tidak juga menggelar tender impor gula sehingga stok di pasar berkurang dan memicu lonjakan harga gula. Tito menambahkan, lonjakan harga gula juga dipicu oleh tingginya harga minyak dunia.Ditambahkan, Bulog diberi batas izin impor gula masuk pada bulan April. Sementara PTPN yang diberi batas sampai Maret. "Jadi kalau gulanya dimasukkan bersama-sama, pada April akan terjadi kekosongan," katanya.Harga gula internasional kini sudah mencapai US$ 400 per ton, premium US$ 40 per ton dan freight US$ 15-20 per ton. Sehingga patokan harga gula ke konsumen yang pemerintah sebesar Rp 5.500 per kg dinilai Tito tidak relevan. Dengan harga internasional tersebut, maka harga sampai ke konsumen lebih dari Rp 5.500 per kg.Mengenai harga gula yang melonjak lebih dari Rp 6.000 per kg, Tito menilainya sebagai hal yang wajar, mengingat saat ini belum memasuki musim giling. "Ini siklus tahunan, musim giling baru bulan Mei, sehingga kenaikan harga gula saat ini wajar," ujarnya.
(qom/)











































