Panas! India Blokir 43 Aplikasi China

Soraya Novika - detikFinance
Rabu, 25 Nov 2020 22:15 WIB
bendera India
Foto: Internet
Jakarta -

India kembali memblokir aplikasi buatan China. Tak tanggung-tanggung, kali ini sampai mencapai 43 aplikasi sekaligus. Beberapa di antaranya adalah aplikasi raksasa e-commerce dari China Alibaba (BABA), AliExpress, DingTalk, Taobao Live dan lain sebagainya.

Kementerian Elektronik dan Teknologi Informasi India mengungkapkan alasan pemerintah negara itu mengambil aksi tersebut. Menurut pihak kementerian tersebut, aplikasi buatan China berpotensi mengancam keamanan dan kedaulatan negara mereka.

"Tindakan ini diambil berdasarkan masukan terkait aplikasi mereka (kemungkinan) terlibat dalam kegiatan yang dapat merugikan kedaulatan dan integritas India, pertahanan India, keamanan negara dan ketertiban umum," ujar perwakilan Kementerian Elektronik dan Teknologi Informasi India dikutip dari CNN Business, Rabu (25/11/2020).

Bila dijumlahkan keseluruhannya, India sudah memblokir lebih dari 200 aplikasi yang sebagian besar adalah buatan China termasuk TikTok yang sangat populer dalam beberapa bulan belakangan ini.

Untuk diketahui, keputusan India memblokir aplikasi buatan China bukan tanpa sebab. Hubungan kedua negara ini telah renggang sejak terjadi bentrokan antar pasukan militer India dengan China di Lembah Galwan pada 15 Juni 2020 lalu.

Bentrokan itu kemudian menewaskan 20 tentara India, dan memicu kemarahan masyarakat Negara Bollywood itu. Ramai-ramai orang India menyerukan boikot barang dan jasa China terutama dari industri teknologi.

Kedua pejabat negara pun tidak tinggal dia. Mereka sama-sama mengupayakan negosiasi untuk mendinginkan suasana, namun berujung jalan buntu. Hingga kemudian berdampak pada hubungan dagang kedua negara dan merugikan hingga lebih dari US$ 80 miliar.

(hns/hns)