Bank BUMN China Setop Layanan Buka Rekening Logam Mulia

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 28 Nov 2020 09:35 WIB
Bank ICBC
Ilustrasi/Foto: Dok. Forbes
Jakarta -

Sejumlah bank BUMN China mengumumkan akan menghentikan sementara pembukaan rekening baru untuk produk investasi logam mulia. Penghentian ini ini dilakukan karena harga logam mulia secara global dan domestik mengalami volatilitas yang tinggi.

Mengutip Reuters, Industrial and Commercial Bank of China (ICBC) mengungkapkan jika penghentian pembukaan rekening emas, perak dan logam mulia dimulai pada Sabtu.

Ini termasuk untuk transaksi di counter, online sampai mobile banking. "Ini karena dipengaruhi situasi pandemi global, kemudian situasi politik dan ekonomi internasional juga mempengaruhi harga logam mulia di dunia dan dalam negeri. Ini sangat volatil karena risiko pasar juga semakin tidak pasti," kata ICBC dalam keterangan resmi dikutip dari Reuters, Sabtu (28/11/2020).

Kemudian Bank of China juga menyatakan akan menghentikan layanan terkait transaksi Bursa Emas Shanghai pada Sabtu ini. Lalu China Construction Bank juga menghentikan pembukaan rekening untuk perdagangan logam mulia dan produk investasi dan mengimbau investor untuk memperhatikan risiko pasar yang bergejolak.

China Merchant Bank dan Agricultural Bank of China juga menyatakan menghentikan aplikasi untuk pembukaan rekening baru ini.

Harga emas memang mulai merosot sejak 9 November. Hal ini disebabkan berita uji coba vaksin di sejumlah negara yang sukses dan memiliki akurasi tinggi.

Para investor mulai menjual emas yang merupakan safe haven dengan membeli portofolio investasi lain. Bank of China menyebut jika investor harus membatasi perdagangan logam mulia dan produk valuta asing jika pemilihan Presiden di AS menimbulkan gejolak di pasar.

(kil/hns)