Luhut Beri Sinyal Ekspor Benih Lobster Jalan Terus

Soraya Novika - detikFinance
Senin, 30 Nov 2020 11:11 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menggantikan sementara posisi Edhy Prabowo yang resmi mundur dari Jabatan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP). Hal itu berlaku setelah Edhy ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan suap terkait kebijakan ekspor benih lobster.

Kini Luhut menjabat ad interim Menteri KP. Namun, tampaknya Luhut tetap bakal meneruskan kebijakan ekspor benih lobster yang justru jadi alasan ditangkapnya Edhy oleh KPK.

Usai rapat perdana bersama para pejabat eselon I dan II KKP Jumat lalu (27/11) Luhut menegaskan tidak ada yang salah dengan kebijakan tersebut.

"Tadi kita evaluasi sebentar mengenai lobster, jadi kalau dari aturan yang ada, yang dibuat Permen, yang sudah dibuat itu tidak ada yang salah. Jadi sudah kita cek tadi, tadi saya tanya pak Sekjen, semua itu dinikmati oleh rakyat mengenai program ini. Tidak ada yang salah," ujar Luhut di gedung Mina Bahari I, Jumat (27/11/2020).

Manfaat kebijakan ini menurut Luhut terasa bagi nelayan-nelayan di pesisir selatan Indonesia. "Karena sekali lagi tadi Pak Sekjen sampaikan ke saya itu memberikan manfaat ke nelayan di pesisir selatan," ujarnya.

Dia mengatakan bersama KKP akan melakukan evaluasi soal kebijakan ekspor benih lobster yang sekarang dihentikan sementara.

"Nah kalau ada mekanisme yang salah itu sedang kita evaluasi. Kan sekarang juga dihentikan, mungkin dalam beberapa waktu, setelah nanti evaluasi, kita akan lanjutkan lagi kalau memang bisa dilanjutkan," kata Luhut.

Luhut sendiri mengakui ekspor benih lobster bukan berarti tanpa cacat. Klik halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2