Moeldoko Beri Sinyal Cuti Bersama Akhir Tahun Dipangkas

Danang Sugianto - detikFinance
Selasa, 01 Des 2020 14:04 WIB
Moeldoko (Foto: Andhika/detikcom)
Moeldoko (Andhika/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah sore ini akan melakukan rapat mengenai keputusan cuti bersama libur panjang akhir tahun ini. Keputusan akan diambil berdasarkan pengalaman libur panjang sebelumnya, yang ternyata meningkatkan jumlah kasus positif COVID-19.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, sekitar pukul 16.30 WIB sore ini beberapa menteri akan menggelar rapat membahas libur panjang akhir tahun. Namun dia memberikan sinyal jumlah cuti bersama akan dipersempit.

"Untuk libur panjang, Presiden sudah memberikan petunjuk supaya disempitkan. Nanti jam 16.30 kita akan rapat dengan Pak Menko PMK. Kita akan bicarakan libur akhir tahun sekaligus ada SKB beberapa menteri," ucapnya di kantor KSP, Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (1/12/2020).

Dalam rapat tersebut akan langsung diputuskan berapa jumlah hari libur yang akan dipangkas. Keputusan itu akan tertuang dalam surat keputusan bersama (SKB) beberapa menteri.

Moeldoko menerangkan keputusan itu akan diambil berdasarkan dampak dari libur panjang sebelumnya. Saat itu terbukti jumlah kasus COVID-19 meningkat drastis.

"Memang terbukti cuti yang lalu menambah jumlah yang positif dan kita tidak ingin munculnya klaster baru. Ini juga me-reference berbagai yang terjadi di luar. Jadi berdasarkan referensi itu kita juga lebih hati-hati ke depan," tutupnya.

(das/fdl)