Ada Rekening Dipending Buat Terima BLT Gaji, Ini Penjelasan Kemnaker

Trio Hamdani - detikFinance
Jumat, 04 Des 2020 15:48 WIB
Ilustrasi THR
Foto: detikcom
Jakarta -

Di media sosial tak sedikit yang sedang harap-harap cemas menunggu bantuan subsidi upah/gaji (BSU) masuk ke rekening mereka. Rupanya masih ada rekening yang memang dipending alias ditunda untuk ditransfer BLT gaji.

Direktur Kelembagaan Kerja Sama Hubungan Industrial (KKHI) Kemnaker, Aswansyah mengatakan rekening yang dipending masih dalam proses pemadanan data oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan. Pemadanan dilakukan untuk memastikan calon penerima bergaji di bawah Rp 5 juta.

"Hasil pemadanan itu karena masih kita pending, itu belum ada keputusan dalam pemadanan ada nggak yang (gajinya) Rp 5 juta ke atas atau tidak," kata dia saat dihubungi detikcom, Jumat (4/12/2020).

Dia memastikan begitu hasil pemadanan data selesai maka bantuan segera ditransfer ke rekening peserta yang bersangkutan. Namun, dirinya belum merespons pertanyaan detikcom mengenai jumlah rekening yang masih dipending.

"Kita masih menunggu hasil pemadanan clear dulu gitu. Kan kita melakukan pemadanan, kalau itu misalnya sudah clear baru nanti kita salurkan," sebutnya.

BSU termin 2 pun sudah disalurkan dari batch 1 sampai 5. Rinciannya adalah batch 1 sebanyak 2.180.382 pekerja, batch 2 sebanyak 2.713.434 pekerja, batch 3 sebanyak 3.149.031 pekerja, batch 4 sebanyak 2.442.289 pekerja, dan batch 5 sebanyak 567.723 juta pekerja. Sementara target total penerimanya adalah 12,4 juta peserta.

Dari yang sudah disalurkan, dia menjelaskan bantuan belum masuk ke rekening 261 ribuan pekerja. BLT gaji belum masuk ke rekening kemungkinan karena rekening pekerja karena rekeningnya tidak aktif, rekening diblokir, nama penerima bantuan di NIK dan di rekening berbeda, atau rekening yang belum dikliring oleh Bank Indonesia (BI).

"Kalau ada rekening-rekening yang bermasalah yang masih kita proses perbaikan terus," tambahnya.

(zlf/zlf)