3 Teka-teki Telepon dan Permohonan Maaf Deddy Corbuzier ke Susi

Tim Detikcom - detikFinance
Senin, 07 Des 2020 18:30 WIB
Video Podcast Deddy Corbuzier dan Sisca Soewitomo Diupload Ulang
Foto: youtube Deddy Corbuzier
Jakarta -

Deddy Corbuzier secara terbuka meminta maaf ke Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2014-2019 Susi Pudjiastuti di akun Twitter pribadinya, Minggu (6/12) malam kemarin. Ada apa sebenarnya yang terjadi di antara kedua tokoh publik tersebut?

Berikut 3 fakta Deddy kontak Susi:

1. Deddy Langsung Telepon Susi

Deddy mengontak langsung Susi Pudjiastuti melalui sambungan telepon. Hal itu diungkapkan Deddy sendiri di akun Twitter pribadinya Minggu (6/12) malam kemarin.

Dalam postingannya tersebut Deddy mengucapkan terima kasih atas waktu untuk berbincang yang disediakan Susi buatnya sekaligus menyampaikan permintaan maaf.

"Just done call with @susipudjiastuti thank you much for ur time mam.. And I'm sorry for the inconvenience.. Hope one day we can meet up and talk more. Really appreciate it," tulis Deddy Corbuzier di akun Twitternya @corbuzier dilihat detikcom, Senin (7/12/2020).

2. Langsung Dibalas Susi

Tweet tersebut langsung dibalas Susi dengan ucapan singkat. "Appreciate your call," cuit Susi.

Saling balas Tweet tersebut pun cukup menyedot perhatian publik. Tweet Deddy mendapat 2,9 ribu like, 111 retweet dan 95 komentar. Sedangkan balasan Susi mendapat 423 like, 8 retweet dan 22 komentar.

3. Penyebabnya Gegara Deddy YouTube Bareng Effendi Gazali?

Belum jelas, apa maksud dari Tweet Deddy tersebut. Akan tetapi, aksi itu dilakukan Deddy beberapa hari setelah dirinya ditegur oleh Susi terkait wawancaranya dengan Effendi Gazali soal ekspor benih lobster.

Susi menegur Deddy langsung di sebuah unggahan tautan video yang di-posting Deddy per 1 Desember lalu.

"Masih banyak yang masyarakat tidak tahu tentang korupsi Lobster ini.. Kita buka disini...," cuit Deddy seraya membubuhkan link sebuah video.

Cuitan itu langsung dibalas Susi, "Sebaiknya baca & riset sebelum cuap2 dengan narasumber!"

detikcom telah berupaya menghubungi Susi Pudjiastuti untuk mengkonfirmasi hal tersebut. Namun, belum mendapat balasan sampai berita ini dinaikkan

(upl/upl)