ADVERTISEMENT

Bill Gates Beberkan Rumitnya Distribusi Vaksin Corona di AS

Aulia Damayanti - detikFinance
Selasa, 08 Des 2020 12:00 WIB
PARIS, FRANCE - JUNE 27:  Bill Gates, the co-Founder of the Microsoft company and and co-Founder of the Bill and Melinda Gates Foundation, delivers a speech during a press conference at the Solidays festival, on June 27, 2014 in Paris, France. Bill Gates visited the 16th edition of the Solidays music festival, dedicated to the fight against AIDS.  (Photo by Thierry Chesnot/Getty Images)
Foto: Getty Images/Thierry Chesnot
Jakarta -

Salah satu pendiri Microsoft, Bill Gates menilai hampir semua vaksin akan berhasil dalam mencegah infeksi COVID-19. Moderna dan Pfizer juga diketahui telah mengajukan izin penggunaan darurat untuk vaksin COVID-19 ke Food and Drug Administration (FDA).

Namun, menurut Gates masih ada masalah lain terkait pendistribusian vaksin di Amerika Serikat (AS). Gates mempertanyakan bagaimana AS bisa mendistribusikan vaksin jika Pusat Pengendalian Penyakit AS atau Centers for Disease Control and Prevention (CDC) belum diberikan peran lebih dalam memerangi pandemi COVID-19.

Selain itu, menurut Gates kebijakan terkait negara bagian sendiri yang menentukan siapa yang akan mendapatkan vaksin terlebih dahulu merupakan kebijakan yang rumit dan aneh. Menurutnya pemerintah pusat memiliki wewenang lebih untuk menentukan hal itu di seluruh negara.

"Pemerintah federal memiliki sumber daya yang jauh lebih banyak daripada negara bagian. Membawa itu ke negara bagian berarti kita tidak akan sempurna," kata Gates, dikutip dari CNBC, Selasa (8/12/2020).

Pakar kesehatan telah menyatakan keprihatinan perihal kebijakan itu. Menurut mereka dapat mengganggu kemungkinan orang AS untuk mendapatkan vaksinasi pada waktu yang tepat.

Gates menambahkan secara keseluruhan, pemerintahan Trump bisa menangani pandemi dengan lebih baik. Meski sebelumnya telah mengkritik tanggapan AS perihal imbauan penggunaan masker untuk pencegahan COVID-19.

"Tanggapan kami dalam banyak hal tidak terlalu baik. Dan kami berharap itu akan membaik, "kata Gates.

Vaksinasi pertama akan dilakukan kepada perawatan kesehatan dan orang AS yang rentan terkena virus, seperti orang tua dan mereka yang memiliki kondisi kesehatan buruk. CDC mengatakan semua orang dewasa harus bisa mendapatkan vaksinasi pada akhir tahun 2021.

Juru bicara Presiden terpilih AS Joe Biden, TJ Ducklo mengatakan pemerintahan Biden sudah bekerja dengan pejabat pemerintah yang bertanggung jawab atas peluncuran vaksin, sehingga pemerintahan baru tidak dapat membuang waktu dan mulai memberikan vaksin kepada warga AS secepat mungkin.

Bill Gates sendiri telah menggelontorkan banyak bantuan melalui Yayasan Bill dan Melinda Gates dan telah menyumbang lebih dari US$ 400 juta untuk bantuan pandemi COVID-19.

(eds/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT