Eks Pimpinan KPK Takut China Jadi Investor Terbesar RI, Kenapa?

Trio Hamdani - detikFinance
Selasa, 08 Des 2020 12:26 WIB
Laode M Syarif
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif mengaku takut karena China menjadi investor terbesar di Indonesia. Bukan tanpa alasan, sebab berdasarkan data yang dia beberkan, China menjadi negara dengan tingkat improper payment alias pembayaran tidak benar tertinggi.

Dia menjelaskan China berada di urutan pertama, disusul Brazil, India, Mexico, Russia, lalu Indonesia.

"Perlu saya ingatkan bahwa kalau kita melihat United State Foreign Corrupt Practices Act tahun 2011 dan 2020, lokasi improper payments nomor satu itu adalah China, disusul Brazil, India, Meksiko, Rusia, Indonesia," kata dia dalam sebuah webinar, Selasa (8/12/2020).

Data itu lah yang membuat dirinya cukup takut mengetahui bahwa China adalah investor terbesar di Indonesia.

"Saya sangat takut sedikit, sebenarnya bukan sedikit tapi takut banyak when Chinese the become, the biggest investor in Indonesia," ungkapnya.

Sementara berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), berikut adalah 5 besar negara penyumbang investasi di Indonesia pada kuartal III-2020:

1. Singapura US$ 2,5 miliar
2. Tiongkok US$ 1,1 miliar
3. Jepang US$ 0,9 miliar
4. Hong Kong US$ 0,7 miliar
5. Belanda US$ 0,5 miliar

(toy/eds)