Guyon Kepala Batan: Saat Makan Pisang Ada Zat Radioaktif Masuk ke Tubuh

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 08 Des 2020 14:14 WIB
BATAN: Badan Tenaga Nuklir Nasional
Foto: Ardan Adhi Chandra
Jakarta -

Komisi VII DPR RI hari ini melakukan rapat kerja membahas pemanfaatan tenaga nuklir untuk pembangkit listrik. Dalam rapat itu, Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Anhar Riza Antariksawan sempat melemparkan guyonan.

Menurutnya, banyak masyarakat yang takut akan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) karena khawatir dengan potensi zat radioaktif di sekitar lokasi PLTN. Anhar justru mengatakan zat radioaktif bisa masuk ke dalam tubuh dengan cara yang mudah, bahkan hanya dengan memakan pisang.

Dia mengatakan pisang memiliki zat radioaktif yang bernama kalium 40. Apabila pisang dimakan oleh seseorang zat radioaktif itu jelas akan masuk ke dalam tubuh. Namun, Anhar menegaskan zat itu tidak berbahaya.

"Bahkan, saat kita makan pisang saja, itu ada zat radioaktif alam yang masuk ke tubuh kita, namanya kalium 40, tapi itu tidak membahayakan," celetuk Anhar di ruang rapat Komisi VII DPR, Jakarta, Selasa (8/12/2020).

Dia melanjutkan metabolisme tubuh manusia sudah biasa untuk menghadapi zat kalium 40. Maka dari itu meski tergolong zat radioaktif, tapi tidak berbahaya.

"Jadi tidak berbahaya karena metabolisme tubuh sudah biasa untuk itu, maka jangan berhenti makan pisang," ujar Anhar.

Anhar menjelaskan sebetulnya masyarakat tak perlu khawatir soal radiasi zat radioaktif yang ditimbulkan PLTN. Dari data yang dia paparkan, radiasi yang ditimbulkan PLTN di beberapa negara terhadap lingkungan sekitar sangat kecil.

"Ini selalu jadi masalah, ada kekhawatiran radiasi PLTN. Ada data di Amerika dan beberapa negara yang operasikan PLTN, sejauh operasi biasa kalau kita hidup di sebelah PLTN itu, maksudnya di lokasi yang diizinkan, itu radiasinya kecil," jelas Anhar.

(ara/ara)