Daftar Harta Juliari Batubara, Tersangka Korupsi Dana Bansos COVID-19

Soraya Novika - detikFinance
Selasa, 08 Des 2020 20:30 WIB
Usai ditetapkan sebagai tersangka kasus suap bansos Corona Mensos Juliari Batubara tinggalkan gedung KPK. Ia akan ditahan di Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Menteri Sosial Juliari Batubara telah ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka kasus dugaan suap bantuan sosial (bansos) COVID-19. Diduga Juliari Batubara menerima Rp 17 miliar dari program bansos tersebut.

Dari total tersebut, menarik pula untuk diketahui seberapa banyak harta kekayaan yang dikantongi Juliari?

Mengutip LHKPN KPK, Minggu (6/12/2020), orang nomor satu di Kementerian Sosial ini memiliki harta sebesar Rp 47,1 miliar. Harta tersebut berasal dari tanah, bangunan, kendaraan roda empat, hingga dalam bentuk surat berharga negara (SBN).

Dalam situs tersebut, Juliari tercatat terakhir melaporkan harta kekayaannya pada 30 April 2020.Pelaporan LHKPN Juliari masuk kategori pelaporan periodik.

Dari total harta senilai Rp 47,1 miliar, Juliari tercatat memiliki 2 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta, 4 bidang tanah dan bangunan berlokasi di Bogor, sebidang tanah dan bangunan di Bandung dan 2 bidang tanah dan bangunan serta 2 bidang tanah di Simalungun, Sumatera Utara. Tanah dan bangunan yang dimiliki Juliari senilai Rp 48,118 miliar.

Untuk kendaraan, Juliari Batubara tercatat miliki satu mobil land rover jeep tahun 2008 senilai Rp 618 juta. Kendaraan itu dengan keterangan hasil sendiri. Selain itu, Juliari memiliki harta bergerak lainnya Rp 1,161 miliar. Juliari memiliki surat berharga senilai Rp 4,658 miliar.

Juliari juga tercatat memiliki kas dan setara kas senilai Rp 10,217 miliar. Juliari pun memiliki hutang sebesar Rp 17,584 miliar. Sehingga total harta Juliari sebanyak Rp 47,188 miliar.

Perlu diketahui, pria bernama lengkap Juliari Peter Batubara (JPB) ditetapkan tersangka kasus suap bansos Corona oleh KPK. Juliari ditetapkan sebagai tersangka bersama 4 orang lainnya. Ketua KPK, Firli Bahuru meminta Juliari menyerahkan diri.

"KPK terus berusaha sampai detik-detik ini melakukan pencarian kepada para tersangka yang belum berada di KPK. Karenanya, KPK memerintahkan kepada kita semua untuk segera untuk kita lakukan pencarian terhadap para tersangka, dan kami imbau, kami minta kepada para tersangka saudara JPB dan AW untuk kooperatif dan segera mungkin menyerahkan diri ke KPK," kata Firli saat jumpa pers di KPK, Minggu (6/12).

Juliari kemudian menyerahkan diri ke KPK dini hari tadi. Pantauan detikcom di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (6/12), Juliari Batubara tiba sekitar pukul 02.50 WIB. Dia berjalan ke pintu masuk Gedung KPK.

Juliari Batubara didampingi oleh sejumlah orang. Juliari tampak menggunakan baju berwarna hitam, masker hitam dan mengenakan topi.

(dna/dna)