Terpopuler Sepekan

Pengakuan JK 2 Kali Jadi Wapres Gagal Bereskan Masalah Ini

Soraya Novika - detikFinance
Sabtu, 12 Des 2020 12:00 WIB
Presiden Jokowi menginstruksikan jajarannya turun tangan memberikan pelayanan, khususnya untuk menarik investor guna menanamkan modal di dalam negeri.
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Jusuf Kalla (JK) membeberkan kesalahannya selama dua kali menjabat sebagai wapres. Adapun satu kesalahan JK selama mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo (Jokowi), pada periode pertamanya waktu itu adalah tak berhasil menurunkan konsumsi rokok di masyarakat.

Padahal, berbagai upaya telah dilakukan.

"Saya ikut bersalah ya dua kali jadi wapres, walaupun saya dalam kondisi dua kali kabinet itu berusaha mengupayakan agar rokok dikurangi, pajaknya dinaiki ternyata tidak terlalu berhasil," kata dia dalam webinar yang diselenggarakan Indef, kemarin Rabu (9/12/2020).

JK menjelaskan kegagalannya itu lantaran banyak juga pihak yang mendukung Industri Hasil Tembakau (IHT) tersebut, termasuk orang dalam pemerintahan.

"Jadi ini masalah yang kita harus hadapi," kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) itu.

Dia pun membeberkan perusahaan paling maju di Indonesia saat ini adalah produsen rokok, tercermin dari daftar orang paling kaya yang berasal dari pengusaha rokok.

"Kalau pengusaha rokoknya yang 1, 2, 3 yang kaya orang rokok (maka) tidak sustainable ekonomi kita karena itu maka perlu ada suatu inovasi," tambahnya.