Melihat Lagi Daftar 10 Orang Terkaya di Indonesia

Vadhia Lidyana - detikFinance
Minggu, 13 Des 2020 09:58 WIB
Petugas menyusun uang di Cash Center Bank BNI di Jakarta, Jumat (17/6/2016). Bank BUMN tersebut menyiapkan lebih dari 16.200 Anjungan Tunai Mandiri (ATM) untuk melayani kebutuhan uang tunai saat lebaran. BNI memastikan memenuhi seluruh kebutuhan uang tunai yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp 62 triliun atau naik 8% dari realisasi tahun sebelumnya. (Foto: Rachman Harryanto/detikcom)
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Daftar orang-orang terkaya Indonesia telah diperbaharui. Dalam daftar 10 orang terkaya Indonesia versi majalah Forbes tahun 2020, sejumlah konglomerat RI ternyata masih memperoleh kenaikan harta kekayaan meski perekonomian Tanah Air sudah masuk resesi akibat pandemi virus Corona (COVID-19).

Dalam daftar itu, posisi pertama atau orang terkaya nomor 1 di Tanah Air masih diduduki oleh Hartono bersaudara dari Grup Djarum.

Mengutip Forbes, Minggu (13/12/2020), Budi dan Michael Hartono tercatat memiliki kekayaan sebesar US$ 38,8 miliar atau setara Rp 547,8 triliun (kurs Rp 14.100).

Di urutan ke-2 ada keluarga pendiri Sinar Mas Group Eka Tjipta Widjaja yang mengantongi kekayaan US$ 11,9 miliar atau Rp 167,79 triliun, karena ada kenaikan sebesar US$ 2,3 miliar atau setara Rp 32,51 triliun.

Kemudian, urutan ke-3 diisi oleh Prajogo Pangestu, pebisnis petrokimia Tanah Air dengan perusahaan yang dimilikinya PT Barito Pasific Tbk dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. Kekayaannya tercatat sebear US$ 6 miliar atau setara dengan Rp 84,6 triliun.

Berikut daftar 10 orang terkaya Indonesia tahun 2020:

1. Budi & Michael Hartono US$ 38,8 miliar atau setara Rp 547,8 triliun.

2. Widjaja Family US$ 11,9 miliar atau setara Rp 167,79 triliun

3. Prajogo Pangestu US$ 6 miliar atau setara Rp 84,6 triliun

4. Anthoni Salim US$ 5,9 miliar atau setara Rp 83,19 triliun

5. Sri Pakash Lohia US$ 5,6 miliar atau setara Rp 78,96 triliun

6. Susilo Wonowidjojo US$ 5,3 miliar atau setara Rp 74,73 triliun

7. Jogi Hendra Atmadja US$ 4,3 miliar atau setara Rp 60,63 triliun

8. Boenjamin Setiawan US$ 4,1 miliar atau setara Rp 57,81 triliun

9. Chairul Tanjung US$ 3,9 miliar atau setara Rp 54,99 triliun

10. Sri Dato Tahir US$ 3,3 miliar atau setara Rp 46,53 triliun

(zlf/zlf)