KFC Dihantam Corona: Tutup Sementara 33 Gerai Sampai Merugi

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 16 Des 2020 06:00 WIB
Protokol New Normal KFC Indonesia
Foto: Instagram @kfcindonesia
Jakarta -

Pandemi COVID-19 telah memberikan hantaman cukup besar bagi para pelaku industri kuliner. Bahkan perusahaan besar seperti PT Fast Food Indonesia Tbk sebagai pengelola KFC di Indonesia turut merasakannya.

Perusahaan bahkan terpaksa harus menutup 33 gerainya, meski hanya bersifat sementara. Informasi itu tertuang dalam hasil tanya jawab paparan publik yang digelar perusahaan yang diunggah di laman keterbukaan informasi.

Ada beberapa faktor yang mendasari perusahaan menutup sementara 33 gerai KFC, salah satunya gerai itu berlokasi di beberapa transit point bandara dan stasiun. Kemudian pemilik area properti di mana gerai KFC berada tutup sementara.

"33 gerai KFC tersebut bukan berarti tutup atau berhenti beroperasi, jika nantinya keadaan sudah membaik dan area properti sudah buka kembali, kami berencana untuk mengoperasikan kembali 33 gerai tersebut," tulis perusahaan dilansir, Selasa (15/12/2020).

Meski begitu perusahaan menegaskan akan membuka 25 gerai lagi yang akan dibangun dengan desain dan konsep yang lebih baik. Beberapa diantaranya akan dibuat seperti gerai KFC Kemang Timur, KFC Emerald Bintaro, dan KFC NBN.

Perusahaan berharap dengan adanya distribusi vaksin COVID-19 bisa mengembalikan kondisi ekonomi. Perusahaan juga berharap penjualan offline bisa kembali pulih setelah pandemi berakhir.

"Harapan kami juga untuk peraturan pemerintah yg menghambat bisnis pariwisata dapat dibuka kembali sehingga dapat memberikan kesempatan yang lebih baik bagi kami untuk melakukan usaha. Karenanya kami akan melakukan perkembangan yang maksimal hingga dapat mencapai target penjualan kami," kata perusahaan

Selain itu KFC juga telah mengibarkan bendera putih dan mengakui tak bisa menahan kerugian di tahun ini. Baca di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2